Miris! Anak Kecil diperkosa di Tengah Hutan Kota Jakarta

Sukabumi

Kamis, 29 September 2022 | 10:38 WIB
Miris! Anak Kecil diperkosa di Tengah Hutan Kota Jakarta
Ilustrasi-Pemerkosaan terhadap gadis belia oleh 4 orang remaja di hutan kota Jakarta Utara (istockphoto)

Sukabumi.suara.com - Hotman Paris memberikan perhatian kepada kasus yang menimpa seorang anak dibawah umur yang diperkosa oleh 4 orang remaja.

Seorang anak perempuan berusia 13 tahun tega diperkosa oleh empat laki-laki di hutan kota yang berada di Jakarta Utara. Diketahui bahwa kejadian tersebut dilakukan pada bulan ini.

Kasus kekerasan seksual tersebut sudah dilaporkan ke polisi dan saat ini sedang dilakukan pengusutan. Inspektur Jendral Fadil Imran selaku Kapolda Metro Jaya mengatakan jika, "Akan kami lidik dan sidik secara maksimal. Akan kami siapkan pendamping psikologis," ucapnya. 

Kasus pemerkosaan terhadap gadis berumur 13 tahun di hutan kota sudah disiarkan oleh laman instagram Hotman Paris pada 17 September. Dalam video tersebut hotman menyebutkan bahwa korban merupakan seorang yatim piatu. 

"Bapak Kapolres Jakarta Utara saya memegang tangan anak 13 tahun, seorang gadis kecil yang diperkosa di hutan kota," ucap Hotman.

Diketahui bahwa kejadian pemerkosaan tersebut terjadi pada 1 September 2022, korban diperkosa oleh 4 lelaki remaja. 

AKBP Febri Isman Jaya selaku Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta utara mengatakan jika saat itu korban sedang nongkrong, tiba-tiba salah satu pelaku memaksa memeluk korban. 

Febri menyebut jika korban sempat diminta untuk menjadi pacar salah satu pelaku. Namun korban menolaknya.

"Kemudian salah satu anak di bawah umur ini bilang 'Kamu mau tidak jadi pacar saja'. Korban ini bilang tidak mau," kata Febri saat dimintai konfirmasi, Sabtu (17/9).

baca juga

Febri mengatakan jika keempat pelaku masih dibawah umur dan sudah tidak bersekolah lagi. Ia juga menyebutkan jika salah satu anak ada yang masih berumur 12 tahun. 

"Iya (satu orang berusia 12 tahun), (tiga pelaku) masih di antara 12-14 tahun tapi masih anak-anak," jelas Febri.

Keempat pelaku langsung ditangkap, tetapi belum dilakukan penahanan karena keempatnya masih dititipkan ke Rumah Aman Cipayung, Jakarta Timur.

Kasus tersebut kini ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara.

Sampai saat ini hutan kota yang menjadi tempat kejadian pemerkosaan tersebut masih diberi garis polisi. 

Sumber: suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Akan Hentikan Kasus Siswi SD Diduga Diperkosa di Medan, Begini Alasannya

Polisi Akan Hentikan Kasus Siswi SD Diduga Diperkosa di Medan, Begini Alasannya

Sumut | Rabu, 28 September 2022 | 17:23 WIB

Polda Sumut Hentikan Kasus Dugaan Pemerkosaan Siswi SD yang Viral Disorot Hotman Paris, Ini Alasannya

Polda Sumut Hentikan Kasus Dugaan Pemerkosaan Siswi SD yang Viral Disorot Hotman Paris, Ini Alasannya

Deli | Rabu, 28 September 2022 | 16:47 WIB

HP Rusak Gegara Pak Jokowi!, Presiden Tertawa Geli Diomelin Anak SMA yang Mewek

HP Rusak Gegara Pak Jokowi!, Presiden Tertawa Geli Diomelin Anak SMA yang Mewek

News | Rabu, 28 September 2022 | 16:14 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB