Sukabumi.suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyebutkan bahwa Stadion Gelora Bung Tomo perlu perbaikan di sisi rumput lapangan.
Hal ini mengingat Indonesia resmi menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Serta Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) menjadi salah satu venue di gelaran tersebut.
"Sebab federasi sepak bola dunia telah menunjuk Stadion GBT sebagai salah satu venue putaran final Piala Dunia U-20," ujarnya usai melakukan inspeksi di Stadion GBT.
Menpora disini sekaligus menjadi tim inspeksi kesiapan enam tempat penyelenggara. Guna menjadikan Indonesia sukses sebagai penyelenggara.
Dalam kunjungannya ke Stadion GBT, Menpora melihat secara keseluruhan. Baik itu tribun, hingga kamar ganti.
Pasalnya lokasi Stadion GBT dekan dengan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Hal ini dikhawatirkan aroma dari sampah akan mengganggu jalannya gelaran Piala Dunia.
"Saya sengaja datang sore ke GBT, karena infonya pada jam segini muncul aroma kurang bagus. Ternyata setelah beberapa jam disini aman-aman saja. Berarti penanganan Walikota dan teman-teman Pemerintah Kota Surabaya sangat serius," tambahnya.
Namun selain itu ada satu hal yang disoroti FIFA. Yakni soal kualitas rumput lapangan yang kurang bagus dan belum berstandar FIFA.
"Seluruh renovasi nantinya akan diawasi langsung oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Mungkin juga FIFA akan mengawasinya karena sudah berkantor di Jakarta," pungkasnya.
Baca Juga: Isu Perpindahan Ibu Kota Jawa Barat, Ridwan Kamil Pastikan Bandung Tetap jadi Ibu Kota Provinsi