Mengenal Macam-Macam Hujan dan Perbedaannya

Sukabumi

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 06:15 WIB
Mengenal Macam-Macam Hujan dan Perbedaannya
Ilustrasi-Macam-macam dan oerbedaan dari hujan (istockphoto/Somrerk)

Sukabumi.suara.com - Indonesia sedang mengalami musim hujan, dibeberapa daerah Indonesia setiap harinya akan mengalami hujan.

Tapi tahukah kamu kalau sebenarnya hujan memiliki banyak macamnya? Berdasarkan dengan National Weather Service , pada Jumat (21/10/2022) terdapat 8 jenis hujan, diantaranya:

1. Hujan

Hujan merupakan tetesan air dengan ukuran air yang lebih besar dari 0,02 inci. Namun tetesan dengan ukuran yang lebih kecil juga dapat dikatakan hujan, berbeda dengan gerimis

2. Gerimis

Gerimis merupakan curah hujan dengan ukuran yang umumnya seragam. Umumnya memiliki ukuran butir yang halus dengan jarak yang berdekatan. 

Gerimis umumnya akan terlihat mengambang dan mengikuti arus udara, tetapi tidak seperti tetesan kabut gerimis akan jatuh ke tanah. Tetapi tidak jarang juga gerimis akan turun bersamaan dengan hujan. 

3. Pelet es (Sleet)

Pelet es merupakan pengendapan dari butiran es yang tidak memiliki warna atau transparan. Umumnya pelet es akan berbentuk bulat keras ataupun tidak beraturan yang terdiri dari tetesan hujan beku atau karena lelehan salju yang membeku. 

baca juga

4. Hujan es

Hujan es merupakan curah hujan yang turun dalam bentuk padatan seperti bola-bola kecil es ataupun potongan es yang jatuh secara terpisah umumnya hujan es akan disertai dengan badai petir. Ukuran potongan es yang akan turun berkisar 5 mm atau lebih besar. Jika ukuran potongan es lebih besar dari 2,5 cm itu menandakan bahwa terjadi badai petir yang parah.

5. Hujan es kecil

Hujan es kecil terjadi karena pengendapan butiran es putih buram. Umumnya akan memiliki bentuk kerucut. Adapun hujan es kecil memiliki diameter kurang dari 5 mm. 

6. Salju

Salju merupakan endapan dari kristal es dalam bentuk bercabang dan memiliki bentuk bintang berujung enam. 

7. Butir salju

Butir salu merupakan pengendapan dari es dengan butiran yang lebih kecil berwarna putih, dan buram. Umumnya butir salu merupakan gerimis beku. 

8. Kristal es

Kristal es umumnya akan terjadi hanya di daerah yang dingin. Kristal es umumnya akan jatuh dalam bentuk butiran ataupun pelat. Bentuk es dari kristal es akan menyebabkan efek optik pilar cahaya di atas sumber cahaya.

Sumber: suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Perbedaan Teman yang Menyimpan Rasa Padamu atau Cuma Menganggap Biasa

5 Perbedaan Teman yang Menyimpan Rasa Padamu atau Cuma Menganggap Biasa

Your Say | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 17:31 WIB

10 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat ini Masuk Level Waspada Banjir dan Longsor, Dampak dari Hujan Lebat

10 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat ini Masuk Level Waspada Banjir dan Longsor, Dampak dari Hujan Lebat

Purwasuka | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 17:30 WIB

8 Jenis Hujan dan Perbedaannya

8 Jenis Hujan dan Perbedaannya

Tekno | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 11:12 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×