Polri Diminta Segera Usut Tindak Pidana Kasus Gagal Ginjal Akut di Indonesia

Sukabumi Suara.Com
Senin, 24 Oktober 2022 | 11:00 WIB
Polri Diminta Segera Usut Tindak Pidana Kasus Gagal Ginjal Akut di Indonesia
Ilustrasi-Polri yang diminta untuk segera mengusut dugaan tindak pidana pada kasus gagal ginjal yang menyerang ratusan anak Indonesia (istockphoto/Sewcream)

Sukabumi.suara.com - Muhadjir Effendy selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) meminta agar Polri segera mengusut dugaan tindak pidana impor bahan obat sirup dalam kasus gagal ginjal akut yang diderita oleh ratusan anak di Indonesia.  

Muhadjir Effendi mengatakan bahwa permintaannya kepada Polri mengenai pengusutan dilakukan berdasarkan hasil kesepakatan koordinasi dengan beberapa kementerian. 

Muhadjir merasa pengusutan perlu dilakukan karena berdasarkan dengan data awal, bahwa bahan baku obat sirup yang menyebabkan ratusan anak Indonesia terkena gagal ginjal akut diimpor dari negara yang tidak ditemukan kasus serupa.

"Kita sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, BPOM, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian dan kita telah mendapatkan masukan dari semua pihak. Tadi malam saya sudah telepon Pak Kapolri agar kasus gagal ginjal akut ini diusut dan ditelaah kemungkinan ada tidaknya tindak pidana," ucap Muhadjir Effendy. 

Muhadjir juga mengatakan terdapat 3 negara yang mengimpor bahan obat sirup yaitu Indonesia dengan kasus terbanyak yaitu lebih dari 100 orang anak yang terdampak dan diperkirakan akan terus bertambah, negara Zambia di Afrika Selatan sebanyak 70 kasus, dan Nigeria di Afrika Barat berjumlah 25 kasus.

Pemerintah akan menelisik bagian awal asal muasal bahan baku obat sirup, bagaimana proses untuk masuk ke Indonesia sampai bisa terdistribusi ke pabrik-pabrik.

Muhadjir mengatakan jika pemerintah akan segera menetapkan status terkait ada atau tidaknya pelanggaran dalam hal ini, dan jika terdapat pelanggaran akan masuk dalam kategori pidana atau tidak. 

Kasus ini sangat diperhatikan oleh beberapa pihak, pasalnya gagal ginjal akut telah menyerang anak-anak di bawah umur, terutama umur 10 tahun ke bawah dengan rata-rata 1-6 tahun yang merupakan sumber daya manusia (SDM) berharga di masa depan.

"Bagi kita, satu korban, bukan tak ternilai karena itu kita berharap kalau ada pelanggaran harus ditindak secara tegas," pungkasnya.

Baca Juga: Heboh Yuri Yunita Hapus Make Up Depan Penonton saat Merayakan Ulang Tahun Album Tutur Batin

Pihaknya saat ini belum mengetahui bagaimana dampak bagi yang belum sembuh karena serangannya pada organ yang paling vital. Pemerintah tidak ingin kasus yang sama terulang kembali sehingga apa pun status hasil pengusutan kasus bahan baku obat sirop yang sebabkan gagal ginjal akut adalah yang penanganan yang cepat.

Sumber: jabar.suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI