Kebaikan merupakan salah satu akhlak terpuji yang dimiliki oleh semua insan manusia, namun terkadang kebaikan sulit untuk disalurkan oleh orang banyak, di karena tekadang kebaikan ini disalah artikan.
Berkompetisi dalam kebaikan memilki arti berlomba - lomba dalam kebaikan (bersaing) atau kegiatan yang positif. Berkomopetisi dalam kebaikan adalah salah satu bentuk ibadah yang dapat mengajak orang lain untuk melakukannya . Perintah agar orang orang beriman saling berlomba lomba dalam hal kebaikan terdapat pada firman Allah Swt di dalam surat Al Baqorah ayat 148 :
"Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu".
Manusia diciptakan Allah Swt berbeda beda mulai dari berbeda beda Ras, suku, budaya bangsa, dan agama. Tidak hanya itu Allah Swt juga menciptakan manusia dengan keadaan yang berbeda beda. oleh karena perbedaan tersebut, maka berlomba lomba dalam hal kebaikan hendaknya sesuai dengan kadar kemampuan dan potensinya masing-masing. Selain sesuai kemampuan masing masing, berkompetinsi dalam kebaikan bukan menajdi ajang untuk saling menindas, menyalahkan, dan bukan juga untuk salng merendahkan satu sama lain. Berkompetisi dalam hal kebaikan merupakan ajakan untuk saling mengajak berbuat baik dan positif.
Allah SWT memerintah kepada orang orang yang beriman agar menjadi pengerak dalam berbuat kebaikan, sehingga akan muncul sebuah perlombaan dalam melakukan kabaikan kebaikan. Allah Swt pun menyebutkan orang orang yang berbuat kebaikan sebagai orang-orang yang paling baik diantara manusia. Sebagaimana firman Allah Swt dalam surat Al Bayyinah ayat 7 :
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh mereka itu adalah sebaik-baik makhluk "
Menerapkan Perilaku Kompetisi dalam Kebaikan
1. Mengawali dengan basmalah
2. Melakukan dengan penuh semangat
3. Menjaga konsistensi
4. Mempelajari ilmu yang terkait
5. Membiasakan bekerja sama
6. Mengamati, meniru, dan memodifikasi
Manfaat Perilaku Kompetisi dalam Kebaikan
Baca Juga: Kronologi Keributan Taruna Kemenhub di Lapangan Silang Monas, Gegara Ada Senggol-senggolan
- Memperoleh ridho dan pahala dari Allah Swt. Allah Swt. akan memberikan pahala kepada kalian jika melakukan pekerjaan dengan ikhlas. Kesuksesan tertinggi bukanlah sukses duniawi, tetapi kesuksesan tertinggi adalah ridho dari Allah Swt.
- Menjadi manusia yang bermanfaat Manusia terbaik adalah manusia yang mampu menebar manfaat dan kemaslahatan sebesar-besarnya kepada masyarakat.
- Termotivasi untuk menjadi lebih baik Saat kalian berkompetisi dengan pihak lain, akan tumbuh keinginan untuk menjadi yang paling unggul.
- Menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggungjawab
-Mempererat hubungan antar sesama Pesaing bukan musuh yang harus dikalahkan tetapi merupakan rekan kerja dalam berkompetisi secara sehat
Keutamaan Berkompetisi dalam Kebaikan
Perlu kita ketahui banyak keutamaan orang yang berkompetisi dalam kebaikan , antara lain :
1. Selalu bersama Allah Swt .
2. Menambah kenikmatabn bagi orang -- orang yang berkompetisi dalam hal kebaikan .
3. Dicintai Allah Swt
4. Memperoleh rahmat dari Allah Swt
5. Memperoleh pahala
5. Masuk ke surganya Allah Swt.
Hikamah berkompetisi dalam kebiakan , yaitu : melakukan kebaikan adalah salah sautu cara untuk kita lebih mengenal Tuhan , melakukan perlombaan dalam kebaikan sesuai dengan kemampuan masing -- masing orang tanpa memaksakan sesuatu di luar kemampuanya , dan amal sholeh hendaknya didasari iman kepada Allah Swt dan dengan kesungguhan .
Umat islam harus menyebarkan kebaikan yang menjadi tugas pokok setiap insan. Nah berkompetisi dalam hal kebaikan merupakan salah satu cara kita untuk menyebarkan kebaik tersebut. Diharapkan kita sebagai makhluk sosisal yang dianugrahi Allah Swt akal dan pikiran untuk melakukan kompetisi dalam hal kebaikan untuk mencari keridhoan dan kebarkahan dari Allah Swt .
Dalam Islam kerja merupakan kegiatan melakukan sesuatu (diperbuat) dan segala aktivitas dinamis dan mempunyai tujuan untuk memenuhi kebutuhan tertetu (jasmani dan rohani), di dalam mencapai tujuannya tersebut dia berupaya dengan penuh kesungguhan untuk menunjukkan prestasi yang optimal sebagai bukti pengabdian dirinya kepada Allah SWT.
Di sisi lain, makna “bekerja” bagi seorang muslim adalah suatu upaya sungguh-sungguh, dengan menggerakkan seluruh asset, pikiran dan zikirnya untuk menampakkan dirinya sebagai hamba Allah dan menundukkan dunia dan menempatkan dirinya sebagai bagian dari masyarakat yang terbaik.
Dengan demikian, dapat diartikan bahwa kerja keras dalam islam adalah ikhtiar dalam berbuat atau melakukan sesuatu secara sungguh-sungguh dengan tetap melandaskan hukum islam sebagai landasannya.
Di dalam Al-Qur'an ada banyak ayat-ayat yang menganjurkan kita untuk bekerja keras. Di antaranya sebagai berikut;
QS. At-Taubah ayat 105:
"Dan Katakanlah: Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan." (QS At-Taubah: 105).
Ciri-Ciri Kerja Keras
Seseorang dengan kerja keras yang tinggi memiliki karakter yang cukup menonjol berkat segala perjuangan dan ketekunan yang mereka lakukan dalam pekerjaan. Banyak ciri-ciri kerja keras, seperti :
1. Memiliki Inisiatif Tinggi
2. Pantang Menyerah
3. Menghargai Waktu
4. Tekun
5. Memiliki Motivasi
6. Bisa Mengatur Prioritas
7. Dapat Bekerja Sama
8. Bisa Diandalkan
9. Berusaha Mengevaluasi diri
Manfaat Kerja Keras
Usaha tidak akan mengkhianati hasil. Ketika kamu lelah untuk bekerja keras, cukup ingat manfaat yang bisa kamu dapatkan di waktu yang akan datang. Berikut manfaat positif dari bekerja keras :
1. Menumbuhkan Sikap Kreatif dan Inovatif
Sikap kreatif dan inovatif akan muncul dalam dirimu untuk mengerjakan tugas yang diberikan. Sikap ini akan muncul ketika kamu berhadapan dengan masalah di sekolah atau tugas yang harus diselesaikan.
2. Mau Belajar Hal Baru
Seorang pekerja keras akan memiliki keinginan mempelajari hal-hal baru untuk terus mengimprovisasi diri lebih baik lagi. Rasa ingin belajar ini akan menjadi santapan yang sangat manis untuk memperluas wawasan.
3. Membuka Peluang Kesuksesan
Jika kamu bekerja keras dan bersungguh-sungguh, maka peluang kesuksesanmu akan semakin terbuka lebar. Bekerja keraslah saat ingin mencapai impianmu agar menjadi orang yang sukses.
4. Menjadi Lebih Tangguh dan Mandiri
Dengan bekerja keras, kamu akan menjadi pribadi yang tangguh dan memiliki mental yang kuat. Dengan ketangguhanmu, rasa malas akan hilang dan kamu tetap untuk bekerja keras. Selain itu, bekerja keras juga akan membuatmu menjadi pribadi yang mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain.
5. Hidup Memiliki Rencana
Saat bekerja keras, hidupmu akan memiliki rencana yang baik dan lebih terarah. Kamu sudah memahami apa yang ingin kamu capai dengan bekerja keras agar bisa mendapatkannya kelak.
Al Qur'an mengajarkan umat islam untuk tidak menjadikan umat islam malas dan bersantai-santai. Tanpa disadari setiap kesempatan waktu yang diberikan Allah SWT pada kita adalah anugerah.
Maka kerja keras menjadi salah satu cara mensyukurinya. Apalagi jika kerja keras itu dalam kebaikan, misalnya mengikuti pelajaran dengan tertib, mematuhi tata tertib sekolah dan disiplin.
(mrfh25)