Sukabumi.suara.com - Dewi Perssik marah-marah di masjid saat menggelar mediasi dengan ketua RT bernama Malkan di kediamannya Lebak Bulus.
Mediasi yang membahas kesalahpahaman terkait hewan kurban yang digelar saat hari raya Idul Adha itu berakhir tanpa menemukan titik temu alias buntu.
Video sang biduan ngamuk di masjid pun viral di media sosial. Banyak yang mempertanyakan etika mantan istri Saipul Jamil itu.
Tindakan pemilik goyang gergaji itu yang marah-marah di masjid dapat sorotan dari Ustadz Derry Sulaimen. Menurutnya dimana pun berada tidak hanya di masjid, marah-marah itu tidak boleh.
"Kata nabi kan, 'jangan marah, jangan marah'. Kalau sampai tersulut emosi, setan bermain. Apalagi di masjid, rumah Allah, istana Allah. Ya kalau bisa dibicarakan baik-baik," kata Ustaz Derry Sulaiman dikutip dari Suara.com, Sabtu (1/7/2023).
Kendati demikian, Ustadz Derry tidak membela salah satu pihak, karena menurut dia ini adalah kesalahpahaman yang dapat diselesaikan baik-baik.
Sementara itu karena Dewi Perssik kawannya, ia sedikit memberikan nasehat.
"Kalau kita disakiti orang, dizalimi orang, Allah itu mau memberikan hadiah yang besar. Karena doa orang yang dizalimi itu, makbul," pungkas Ustaz Derry Sulaiman.
Baca Juga: Sejarah Kereta Pangrango Bogor-Sukabumi