Alasan di balik keputusan Bugatti untuk melarang Tom Cruise terkait dengan peristiwa yang terjadi pada tahun 2006, saat acara yang sangat besar untuk premier Mission Impossible 3.
Tom memarkir Bugatti Veyron-nya di karpet merah, keluar dari mobil, dan memberikan sapaan kepada para penggemarnya. Namun, ketika ia mencoba membuka pintu penumpang dari luar, pintu tersebut tidak dapat terbuka meskipun sudah mencoba berkali-kali. Sepertinya ini seperti misi yang mustahil. Setelah mencoba membuka pintu selama sekitar 40 detik, akhirnya pintu tersebut terbuka, dan keluarlah Katie Holmes.
Bugatti mengklaim dirinya sebagai pembuat mobil dengan kualitas dan kelas tertinggi, tetapi dalam 40 detik di mana Cruise berjuang membuka pintu, reputasi Bugatti sebagai mobil berkualitas mengalami penurunan yang signifikan.
Bugatti melarang Tom Cruise untuk membeli mobil mereka karena mereka merasa Tom telah menyajikan citra mereka dengan cara yang salah dan tidak menghormati merek Bugatti.
Pada saat itu, Tom mencoba membuka pintu penumpang selama beberapa waktu tetapi gagal melakukannya. Namun, kejadian ini dengan jelas menunjukkan bahwa mobil tersebut memiliki masalah teknis yang kurang memadai.
Meski demikian, penting untuk dicatat bahwa ini adalah kejadian tertentu yang terjadi pada satu mobil, dan bukan indikator umum tentang kualitas Bugatti secara keseluruhan. Bugatti tetap merupakan merek yang dihormati dalam industri otomotif, dan keputusan untuk melarang Tom Cruise mungkin lebih didasarkan pada alasan hubungan antara merek dan selebriti daripada masalah teknis tunggal pada mobil tersebut.