Chelsea, salah satu klub sepak bola raksasa di Liga Inggris, kini tengah menghadapi situasi yang kurang menguntungkan. Meski telah menghabiskan dana sebesar 462 juta euro atau setara dengan Rp7,5 triliun lebih untuk pembelian pemain di musim panas, performa tim di bawah asuhan Mauricio Pochettino masih jauh dari harapan.
Dalam pertandingan terakhir melawan Bournemouth di Stadion Vitality, Chelsea hanya mampu bermain imbang 0-0. Meski menguasai 65% penguasaan bola dan mencatatkan 12 tendangan dengan enam di antaranya tepat sasaran, The Blues gagal mencetak gol. Bahkan, beberapa peluang emas yang dilesatkan oleh Nicolas Jackson dan Raheen Sterling hanya membentur tiang gawang. Gol yang seharusnya tercipta melalui Levi Colwill juga dianulir karena offside.
Pochettino, pelatih Chelsea, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil tersebut. "Kami kecewa dengan hasil ini karena kami ingin menang tapi tentu saja kami tahu situasi pertandingan. Kami pantas mendapatkan lebih tapi kami tidak mendapatkan apa yang pantas kami dapatkan,” ujar Pochettino.
Dengan hasil imbang tersebut, Chelsea kini terpuruk di posisi ke-14 klasemen sementara Liga Inggris, hanya berjarak empat angka dari zona degradasi. Situasi ini tentunya menimbulkan pertanyaan besar mengenai masa depan Chelsea dan strategi yang akan diterapkan oleh Pochettino untuk mengembalikan kejayaan tim.