Sukabumi.suara.com – Sebuah film thriller yang hebat akan terus-menerus membuat penontonnya semakin penasaran dan mencoba menebak siapa pelaku sebenarnya atau apa yang akan dihadirkan si sutradara film di adegan berikutnya.
Genre Thriller bisa masuk kemana saja seperti horor, spritual dan masih banyak lagi.
Genre ini lebih mengutamakan apa rasa penasaran penonton dibandingkan isi filmnya, sehingga menciptakan pengalaman unik bagi yang menonton.
Berikut 10 film thriller terbaik termasuk beberapa masuk film terbaik sepanjang masa.
10. Shutter Island
Film besutan sutradara kondang Martin Scorsese yang dikenal mampu membangkitkan emosi yang menonton filmnya adalah film Shutter Island.
Dalam kisah yang diadaptasi dari buku berjudul sama karya Dennis Lehane ini, Leonardo memerankan karakter Teddy Daniels, seorang marsekal asal Amerika.
Mengusung genre misteri dan psikologi thriller, alur cerita dalam film ini bermula ketika Teddy dan partnernya, Chuck Aule (Mark Rufallo), dikirim ke Ashecliffe, sebuah rumah sakit jiwa yang terletak di sebuah pulau terpencil bernama Shutter Island.
Di sana, keduanya diminta untuk menginvestigasi kasus hilangnya seorang pasien yang bernama Rachel Solando, seorang ibu yang dengan tega menenggelamkan tiga anaknya.
Baca Juga: Sensasi Timnas Indonesia U-24! Bertemu Uzbekistan di Babak 16 Besar Asian Games 2022
Satu-satunya petunjuk yang mereka miliki adalah sebuah pesan misterius yang ditinggalkan oleh Rachel dalam kamarnya, “The Law of 4: who is 67?” Sayangnya, ketika Teddy dan Chuck berusaha untuk menginvestigasi kasus tersebut, kondisi psikis Teddy perlahan-lahan memburuk.
Ia kerap mengalami sakit kepala dan memimpikan mendiang istrinya, Dolores (Michelle Willams), yang meninggal dalam sebuah insiden kebakaran.
Rupanya, Teddy berada di tempat tersebut karena ia juga ingin mencari pelaku yang telah tega merenggut nyawa istrinya tersebut. Tetapi, tanpa ia sadari, pencariannya ini akan menghadapkan dirinya kepada sebuah kebenaran pahit yang berkaitan dengan masa lalunya.
9. Get Out
Get Out adalah film debut Jordan Peele sebagai sutradara film, film mengusung genre horor-thriller ini mendapat apresiasi besar-besaran karena mengangkat tema rasisme di dalam ceritanya.
Get Out bahkan berhasil menggondol Oscars dalam kategori Best Original Screenplay atau Naskah Skenario Orisinil Terbaik dalam Academy Awards 2018.
Cerita bermula dari Chris Washinton (Daniel Kaluuya), seorang pria kulit hitam yang mempunyai hubungan interracial dengan Rose Armitage (Allison Williams).
Pada suatu hari, Chris akhirnya diajak Rose untuk berkunjung ke rumahnya yang berada di pinggiran kota.
Kedatangan Chris berbarengan dengan acara pesta keluarga yang selalu diadakan setiap tahun.
Bermacam peristiwa janggal pun mulai dirasakan oleh Chris saat di rumah Rose.
Rasisme yang diangkat oleh Jordan Peele di dalam film ini mengacu pada perbudakan pada zaman modern.
Orang-orang kulit hitam seperti Chris rupanya dijadikan komoditi oleh keluarga Rose untuk sebuah kepentingan khusus.
Saat Chris akhirnya menyadari dirinya sedang berada dalam bahaya dan harus melarikan diri, keluarga Rose sudah bersiap-siap untuk melakukan aksi kejinya.
8. The Prestige
The Prestige adalah film psikologi thriller yang dirilis pada tahun 2006.
Film ini menjadi salah satu film terbaik yang digarap oleh Christopher Nolan dan saudaranya Jonathan Nolan.
Aktor dan aktris yang membintangi film ini adalah Scarlett Johansson, Michael Caine dan Piper Perabo.
Film ini diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Christopher Priest yang dirilis pada tahun 1995.
Di London tahun 1890-an, Robert Angier dan Alfred Borden bekerja sebagai ahli sulap untuk seorang pesulap.
Mereka di bimbing oleh John Cutter, seorang insinyur yang merancang sulap panggung.
Selama trik tangki air, istri Angier, Julia, gagal melarikan diri dan tenggelam.
Angier menuduh Borden menggunakan simpul yang lebih berisiko, yang menyebabkan kematiannya.
Keduanya menjadi musuh bebuyutan dan berpisah. Borden memulai aksi solo sementara Cutter membantu Angier merintis kariernya sendiri.
Sebagai pembalasan atas kematian istrinya, Angier menyabotase trik menangkap peluru Borden dan menembakkan dua jari Borden.
7. Oldboy
Film legendaris asal Korea Selatan, Oldboy, film yang dirilis ditahun 2003 dan di sutradara Park Chan-wook.
Dibintangi oleh aktor kawakan Korea Selatan, Choi Min-sik, Oldboy meraih banyak penghargaan baik di tingkat domestik maupun internasional.
Oldboy bercerita tentang Oh Dae-su (Choi Min-sik) yang secara tiba-tiba diculik oleh sekelompok orang. Tanpa mengerti permasalahannya, Oh Dae-su kemudian dikurung di sebuah ruangan misterius.
Di tengah-tengah masa kurungannya, melalui siaran berita di televisi, Oh Dae-su mendapati bahwa dirinya telah menjadi buronan karena dituduh membunuh istrinya sendiri.
Dari sana kemudian ia bertekad untuk kabur dan membalas dendam kepada orang yang mengurungnya.
Oh Dae-su kemudian memulai pencarian dan mencoba memecahkan misteri di balik penculikannya. Dalam upayanya tersebut, Oh Dae-su bertemu seorang pelayan restoran sushi yang bernama Mi Do (Kang Hye-jung).
Selain Choi Min-sik dan Kang Hye-jung, Oldboy juga dibintangi oleh aktor ternama seperti Yoo Ji-tae, Kim Byung-ok, dan Oh Dal-su.
Film itu berhasil menjual 311.165 tiket atau menghasilkan 1,7 juta dollar AS dalam penayangannya.
Oldboy banyak menyabet penghargaan internasional di antaranya seperti Asia Pacific Film Festival, Grand Prix Cannes Film Festival, Director's Cut Awards.
Di Korea Selatan, Oldboy juga memenangi penghargaan film terbaik di Korean Film Awards, dan aktor terbaik di Blue Dragon Film Awards dan Grand Bell Awards.
Bahkan, film Oldboy dibuatkan versi Hollywood dengan judul yang sama. Disutradarai oleh Spike Lee dan tayang pada 2013, versi Hollywood Oldboy ini dibintangi oleh Josh Brolin, Elizabeth Olsen, dan Sharlto Copley.
6. The Silence of the Lambs
Film yang dirilis ditahun 1991 ini termasuk film sukses membawa pulang berbagai penghargaan salah satunya oscar di tahun 1992.
Film The Silence of the Lambs ini menyabet 5 kategori adalah Best Picture, Best Actor, Best Actress, Best Director, dan Best Adapted Screenplay.
Film yang mengusung tema thriller pembunahan ini adalah buah karya sutradara Jonathan Demme, sedangkan produsernya adalah Ronald M. Bozman, Edward Saxon, Kenneth Utt. Adapun penulis naskah film ini adalah Thmas Harris dan Ted Tally.
Film ini menceritakan seorang FBI muda harus menerima bantuan dari pembunuh kanibal yang kala itu berada di penjara. Mereka hendak menangkap pembunuh berantai lain, pembunuh yang menguliti korbannya.
Jodie Foster berperan sebagai Clarice Starling, seorang siswa top di akademi pelatihan FBI. Jack Crawford (Scott Glenn) ingin Clarice mewawancarai Dr. Hannibal Lecter (Anthony Hopkins), seorang psikiater brilian yang juga psikopat kejam.
Ia menjalani kehidupan di balik jeruji besi atas berbagai tindakan pembunuhan dan kanibalisme. Crawford percaya bahwa Hannibal mungkin memiliki wawasan tentang sebuah kasus dan bahwa Clarice mampu mengorek informasi dari Hannibal.
Tokoh Hannibal memiliki identitas sebagai seorang psikiater ulung yang ditangkap karena aksi pembunuhan dan kanibalisme.
Interogasi yang dilakukan Clarice bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang Buffalo Bill.
Dikisahkan bahwa Bill ini merupakan seorang pembunuh berantai yang sedang buron. Aksi Bill sangatlah kejam karena dia tidak hanya membunuh, tetapi juga menguliti korbannya.
Akan tetapi, melakukan interview dengan Hannibal cukup sulit karena Clarice tetap harus berhati-hati dengan perilaku Hannibal yang misterius. Clarice juga diperingatkan oleh Crawford agar jangan menceritakan persoalan pribadi kepada Hannibal.
Setelah melalui berbagai proses interview, didapatlah nama "Mofet" dari Hannibal. Hannibal jugalah yang meminta Clarice untuk mencari seseorang dengan petunjuk nama “Mofet”.
Dulunya "Mofet" adalah mantan pasien Hannibal. Clarice segera mengumpulkan informasi tentang petunjuk tersebut hingga akhirnya Clarice memeroleh alamat gudang penyimpanan di Baltimore, bernama Your Self Storage.
Tokoh Clarice merupakan seorang yang superior dan cerdas. Ia memiliki kemampuan mumpuni di bidang psikologi dan kriminologi.
Meskipun demikian, Clarice memiliki masa lalu menyakitkan. Ia ditinggal meninggal ayahnya saat ayahnya bertugas sebagai polisi.
5. The Departed
Film yang menggabungkan dua genre sekaligus kriminal dan thriller ini adalah besutan dari sutradara Martin Scorsese.
Film yang diadaptasi dari film Korea berjudul Internal Affairs ini berhasil meraih piala Best Picture pada Academy Awards 2007 silam.
The Departed versi Amerika juga membawa pulang penghargaan untuk film terbaik,The Departed juga menyabet penghargaan untuk kategori Best Achievement in Directing, Best Writing (Adapted Screenplay), dan Best Achievement in Film Editing.
Dibintangi Matt Damon dan Leonardo DiCaprio, dikisahkan dalam film ini adalah dua orang yang saling menyusup ke organisasi satu sama lain.
Di satu sisi, ada seorang polisi bernama Billy Costigan (Leonardo DiCaprio) yang ditugaskan untuk menginfiltrasi organisasi kriminal milik Frank Costello (Jack Nicholson).
Sedangkan di sisi lainnya, terdapat orang kepercayaan Frank Costello, Colin Sullivan (Matt Damon), yang bekerja di kepolisian yang sama dengan Billy.
Secara diam-diam, Colin melaporkan semua gerak-gerik kepolisian kepada Frank.
Namun, pada saat bersamaan, Billy dan Colin tidak tahu bahwa organisasi mereka telah diinfiltrasi satu sama lain.
Ketika keduanya mulai mengalami hambatan, mereka baru sadar bahwa ada seorang pengkhianat yang membocorkan informasi ke pihak musuh.
Oleh karena itu, keduanya pun berusaha untuk mencari tahu identitas sang penyusup sebelum situasi kian memburuk.
4. No Country for Old Men
Film karya sutradara Joel dan Ethan Coen yang dirilis pada 2007.
Film yang menampilkan Tommy Lee Jones, Javier Bardem, dan Josh Brolin sebagai pemeran utama ini diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Cormac McCarthy.
Berlatar era 1980 di Texas, film No Country for Old Men mengikuti kisah pria bernama Llewelyn Moss (Josh Brolin).
Suatu hari, ia menyaksikan transaksi narkoba yang berakhir fatal. Dua kelompok yang melakukan transaksi justru terlibat baku tembak dan meninggalkan setumpuk narkoba di dalam mobil serta uang sebesar dua juta dolar di sebuah koper.
Moss kemudian mengambil uang itu dan kembali ke rumahnya. Menyadari situasinya kurang aman, Moss mengirim istrinya, Carla Jean (Kelly Macdonald), untuk tinggal bersama ibunya.
Sementara itu, ia pergi ke motel di Del Rio untuk menyembunyikan koper berisi uang itu di saluran udara kamarnya.
Pihak bandar narkoba kemudian menyewa pembunuh bayaran, Anton Chigurh (Javier Bardem), untuk mendapatkan uang itu.
Chigurh awalnya menggeledah rumah Moss, namun ia tak menemukan apapun.
Mengikuti alat pelacak yang disembunyikan di koper, Chigurh segera menuju motel tempat Moss berada.
Di kamar itu, Chigurh membunuh sekelompok orang Meksiko yang juga mengincar Moss.
Moss kemudian membawa koper itu pergi sebelum Chigurh mendatangi kamarnya. Chigurh terus mengejar Moss hingga ke perbatasan kota.
Keduanya sempat terlibat baku tembak dan terluka. Hal itu membuka kesempatan lagi bagi Moss untuk melarikan diri ke Meksiko.
3. Parasite
Berawal dari cerita keluarga Kim Ki Taek (Song Kang Ho) yang hidup miskin dan tinggal di sebuah rumah semi basement tak layak huni di tengah kota.
Hidup serba pas-pasan membuat mereka mengerjakan apapun demi mendapat uang. Termasuk melipat kotak pizza untuk sebuah kedai.
Suatu hari, anak tertua Ki Taek, yaitu Kim Ki Woo (Choi Woo Shik) diminta temannya untuk menjadi guru privat seorang gadis dari keluarga kaya. Tanpa pikir panjang, Ki Woo segera menerima pekerjaan tersebut demi membantu ekonomi keluarganya.
Saat tiba di kediaman tuan Park (Lee Sun-kyun), Ki Woo terkejut lantaran rumahnya sangatlah mewah. Hal itu membuat dirinya semakin bersemangat untuk mengajar. Ia juga menjadi akrab dengan Yeon Gyo (Cho Yeo Jeong), istri dari tuan Park.
Hal tersebut dimanfaatkan Ki Woo untuk berbohong dan membuat semua anggota keluarganya untuk bekerja di rumah sang majikan. Namun, siapa sangka jika kejadian itu merupakan awal petaka bagi keluarga Ki Woo.
2. Se7en
Merupakan film pembunuh berantai yang terobsesi dengan tujuh dosa utama mematikan (seven deadly sins)
Film yang rilis pada 1995 ini disutradarai David Fincher dan ditulis Andrew Kevin Walker. Dibintangi Morgan Freeman, Brad Pitt, Kevin Spacey, dan Gwyneth Paltrow.
Se7en menceritakan dua orang detektif yang bekerja sama memburu pembunuh berantai bermotif seven deadly sins sebagai modus aksinya.
Seven deadly sins merupakan tujuh dosa yang sering dilakukan manusia, yaitu kerakusan, keserakahan, kemalasan, kemurkaan, kesombongan, nafsu, dan iri.
Kisah dimulai dari detektif William R. Somerset (Morgan Freeman) yang dipasangkan dengan detektif muda David Mills (Brad Pitt).
Penyelidikan pertama dimulai dari seorang pria bertubuh gempal yang mati karena terikat di kursi dan dipaksa makan berbagai makanan sampai perutnya meledak.
Kasus pertama ini merefleksikan 'kerakusan'. Kasus tersebut terus berlanjut hingga tiga kasus pertama tidak sempat diselesaikan William dan Mills.
Tidak mau tinggal diam, William dan Mills terus mencari informasi mengenai pembunuh ini. Beruntung mereka mendapatkan informasi yang dibutuhkan dari perpustakaan.
Dua detektif ini menemukan nama John Doe (Kevin Spacey) yang terus-terusan mencari buku mengenai seven deadly sins di perpustakaan tersebut.
Tak diduga, kasus pertamanya tak semudah yang dibayangkan. John Doe yang merupakan pelaku pembunuhan melakukan aksinya berdasarkan seven deadly sins sebagai motifnya. Satu per satu korban dibunuh dengan cara sadis.
Setiap pembunuhannya, John meninggalkan petunjuk untuk dua detektif tersebut.
Banyak yang bilang The Dark Knight adalah sebuah film superhero terhebat yang pernah ada, dan alasannya di urutan pertama karena film ini tidak terasa seperti film superhero biasa. The Dark Knight adalah film thriller kriminal dengan Batman sebagai protagonisnya.
Tetapi pokok pembicaraan utama film ini selalu Joker yang dimainkan oleh mendiang Heath Ledger.
Dari perampokan bank sebagai awal pembuka film dan joker selalu lebih maju selangkah dari batman.
Setiap konflik di akhir The Dark Knight adalah tentang filosofis yang coba diterapkan oleh Joker, sehingga menimbulkan masalah besar terhadap manusia.