Sukabumi.suara.com – Penyanyi asal Korea Selatan, IU, mendapatkan sebuah teror menyeramkan dimana dia mendapatkan ancaman pembunuhan oleh seseorang yang tidak ia kenal.
Adanya ancaman pembunuhan yang terjadi oleh IU, EDAM Entertainment selaku agensi yang menaunginya membenarkan kabar tersebut dan mengatakan mereka meningkatkan pengamanan serta akan mengambil langkah hukum.
EDAME Entertainment juga telah meminta polisi untuk memeriksa kantornya, gedung Kakao Entertainment, dan rumah pribadi IU.
Awalnya pihak EDAM ragu untuk memberitahukan hal ini ke publik.
Namun agar hal itu tidak terjadi kembali, akhirnya pihak EDAM memutuskan untuk mempublikasikan hal tersebut.
Menurut EDAM, pemberitahuan itu bisa menjadi peringatan kepada orang-orang yang berniat jahat.
"Kami baru-baru ini menerima sebuah laporan terkait ancaman pembunuhan terhadap IU," kata agensi penyanyi bernama asli Lee Ji-eun tersebut.
"Tingkat tindakan kekerasan ini sudah mencapai kadar sedemikian rupa sehingga pihak investigasi segera dikirim ke kantor perusahaan kami, kantor Kakao Entertainment, dan rumah IU," lanjutnya.
"IU sedang syuting saat ini, dan akan selesai setelah pihak investigasi mengonfirmasi bahwa situasi sudah aman," kata mereka.
Baca Juga: Ammar Zoni Akan Bebas Penjara Pekan Depan, Irish Bella Ikhlas Menjemputnya?
Pihak agensi tak akan memberikan toleransi apapun terhadap pihak-pihak yang memfitnah IU apalagi hingga mengancam keselamatan sang artis.
"Kami akan kejar para penuduh dan pihak lainnya sampai akhir dan mengambil tindakan tegas terhadap mereka. Kami akan menuntut hukuman," kata agensi.
Ancaman ini muncul setelah pada bulan lalu, EDAM Entertainment selaku agensi merilis hasil akhir terkait kasus plagiarisme yang dituduhkan terhadap IU. Mereka mengatakan permasalahan hukum tersebut telah diselesaikan.
Pada Senin (4/9), agensi mengatakan permasalahan itu telah ditutup pada 24 Agustus karena tak ditemukan unsur pidana dalam penyelidikan.
IU yang bernama asli Lee Ji-eun pertama kali dilaporkan ke Kantor Polisi Gangnam atas tuduhan plagiarisme pada 10 Mei.
"Pada akhirnya, lembaga penyelidikan memutuskan untuk 'menyelesaikan' tuduhan pidana terhadap Artis (IU) pada 24 Agustus dengan alasan tak ditemukan unsur pidana," kata EDAM Entertainment dalam keterangan tertulis mereka di media sosial.