Suara Sumatera - Isu wacana presiden tiga periode hingga kini masih kerap terdengar terutama di media sosial. Baru-baru ini, muncul kembali seiring ramainya geliat Pilpres 2024.
Dalam informasi yang beredar, Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut mengumpulkan para pejabat buat dukung tiga periode.
Pada video tersebut, nampak thumbnail yang menunjukkan potret Jokowi duduk dengan para perjabat.
Orang nomor satu di Indonesia tersebut dinarasikan meminta perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode.
Video yang diunggah di kanal YouTube pada 16 Desember 2022 tersebut membuat narasi sebagai berikut:
"TAK PUNYA MALU...!!! TERANG2AN MINTA 3 PERIODE JOKOWI KUMPULKAN PARA OLIGARKI UNTUK LAKUKAN HAL INI
URAT MALUNYA SUDAH PUTUS !! TERANG-TERANGAN MINTA 3 PERIODE HINGGA KUMPULKAN SEMUA PEJABAT"
Benarkah klaim Jokowi tiga periode tersebut?
PENJELASAN
Menurut penelusuran, isi video tersebut berbeda dengan thumbnail yang ditampilkan. Isi video tidak menampilkan informasi terkait Jokowi mengumpulkan seluruh pejabat untuk meminta tiga periode.
Baca Juga: Peringati Hari Ibu, Mak Ganjar DKI Jakarta Gelar Baksos Cek Kesehatan Gratis dan Senam Massal
Isi dari video hanya membahas tentang respons politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu pada pernyataan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet).
Diketahui sebelumnya bahwa isu perpanjangan masa jabatan Jokowi mulai berembus usai Bamsoet menyatakan perlunya memperhitungkan kembali Pemilu 2024.
Narasi dalam video hanya berisi artikel CNN Indonesia dengan judul "Masinton Respons Bamsoet soal Jokowi: Bisa Berujung Seperti Soeharto" yang diterbitkan pada 13 Desember 2022.
KESIMPULAN
Melalui penjelasan di atas, maka video yang menyebutkan bahwa Jokowi mengumpulkan seluruh pejabat untuk minta tiga periode adalah tidak benar.
Video tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau hoaks.