Suara Sumatera - Sosok Denise Chariesta tampaknya terus mensuarakan apa yang terjadi pada dirinya. Belum lama membuka cabang toko baru di Bali, ia mengakui memang memiliki sejumlah utang untuk bisnis tersebut.
Menurut ia, seorang pengusaha memang harus berutang guna mengembangkan bisnis yang dijalani. Dia pun menyinggung sejumlah artis yang terus menjauhi dirinya, perihal ia membicarakan mengenai perselingkuhan yang telah terjadi selama 4 tahun terakhir.
Bahkan akhirnya, ia harus berjuang dan menjual bunganya secara langsung kepada pihak lainnya. Meski posisinya sebagai bos Fleur de DC, Denise terpaksa menyambangi berbagai instansi di Pulau Bali agar usahanya bisa berjalan.
Denise Chariesta menerima kenyataan, teman artisnya cenderung berteman jikalau ada yang dimau. Dengan kondisi tersebut, Denise Chariesta pun tidak bisa lagi meminta para artis guna mengenalkan toko bunga yang tengah dirintisnya.
Di kanal YouTube-nya, Denise mengaku punya banyak utang guna operasional toko bunga di Bali.
"Pokoknya gue gak akan menyerah meskipun ngutang sana sini depan belakang, abis ngelunasin gue pasti bakal buka cabang baru di Surabaya. Biarin aja namanya pengusaha pasti ngutang," akunya.
Dia pun memastikan, tidak akan mundur meski diboikot banyak orang apalagi artis.
"Udah lah gue samperin aja satu-satu gue nawarin bunga, gue maksa mereka beli di toko bunga gue. Loe kira kalo gue dikeroyok diboikot rame-rame gue bakal terpojok gitu, terus nangis, enggak lah gue bakal berontak," ujar Denise.
![Ilustrasi Denise Chariesta. Denise Chariesta mengaku tidak mau mencampuri lagi urusan RD. [YouTube]](https://media.suara.com/suara-partners/sumatera/thumbs/1200x675/2022/12/08/1-denise-chariesta.jpg)
Dimusuhi circle dunia artis, Denise pun menyebut tak masalah lantaran ia awalnya hanya seorang pengusaha bunga.
Baca Juga: Sejumlah Rumah di Kampung Pulo Terbakar, Bangunan Semi Permanen Ludes
"Boikot dan dihindari juga gak masalah kan gue awalnya pengusaha, kalau jadi artis kan itu kecelakaan," bebernya.
Denise pun tak malu jika harus kerja keras dan memperlihatkan perjuangan merintis usaha di Bali.
"Sorry ya gue mah apa-apa diliatin di YouTube, gak kayak anak-anak sekarang tuh ya yang liatin mewah-mewah di konten padahal aslinya pada nangis," ucap Denise," ujarnya di akun YouTube yang disadur dari bandungsuara.com-jaringan Suara.com.