Suara Sumatera - Kisah seorang istri mendapati suami yang tengah berzina dengan ibunya sendiri tengah viral di media sosial.
Berbagai akun publik membagikan kisah ini dan menceritakan bagaimana sang istri mendapati suami tengah bersama dengan ibu yang melahirkannya tengah berzina.
Menurut informasi yang diunggah akun Twitter @sosmedkeras, suami selingkuh dengan mertua dipergoki oleh warga setempat yang diawali karena sang istri curiga.
Meski curiga, ia masih berfikir positif dengan dugaannya adanya hubungan khusus tersebut. Namun, ia berpikir bahwa tak pernah terjadi hubungan badan.
Sampai akhirnya, si suami serta ibu kandung kepergok warga yang sedang melakukan perbuatan zina pada 16 November 2022.
"Saat penggugat (istri) tidak di rumah karena bekerja, tergugat (suami) digerebek oleh warga perumahan tempat kediaman bersama, di mana tergugat dicurigai oleh warga telah melakukan perbuatan zina atau berhubungan badan dengan ibu kandung penggugat (mertua tergugat)," demikian keterangan dalam surat putusan cerai dilansir dari Twitter @AuroraLowryHunt, Selasa (27/12/2022).
Warga langsung mendobrak pintu rumah dan melihat sendiri pria itu sedang berhubungan badan dengan mertuanya.
Si suami yang tak menyangka akan digrebek warga langsung berlari menuju kamar mandi dalam kondisi tanpa sehelai kain di tubuhnya.
"Kecurigaan warga tersebut akhirnya terbukti di mana saat pintu rumah didobrak didapati tergugat dengan ibu kandung penggugat (mertua tergugat) sedang telanjang tanpa satu helai baju yang melapisi mereka, kemudian tergugat kaget dan lari ke kamar mandi," sambung keterangan tersebut.
Baca Juga: Polri Siaga Penuh Hadapi Ancaman Cuaca Ekstrem, Seluruh Kasatwil Diperintahkan Turun Ke Lapangan
Si ibu kandung si istri juga tak bisa berkutik sedikit pun ketika digrebek warga tanpa busana. "Sedangkan, ibu kandung penggugat (mertua tergugat) lunglai dan tertegun seakan-akan tidak percaya digrebek oleh warga," lanjut dia.
Warga pun sempat mengarak keduanya ke rumah RT setempat untuk dipertemukan di hadapan sang istri dan pihak keluarga lainnya.
Saat itulah, si suami diminta mengakui perbuatannya yang telah membuat istrinya marah dan sangat kecewa.
"Kemudian, tergugat dan ibu kandung penggugat (mertua tergugat) digelandang atau diarak bersama-sama oleh warga ke kediaman RT. Lalu, mereka dihadapan penggugat dan keluarga lainnya membuat perjanjian tertulis bahwa tergugat mengakui perbuatannya tersebut," jelas keterangan dalam surat perceraian mereka.
Setelahnya, si perempuan memilih untuk menggugat cerai sang suami.
Namun ada cerita lainnya yang mengungkapkan jika sang istri memang tidak pernah menduga terjadi hubungan khusus demikian.