Suara Sumatera - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Ferry Irawan terhadap Venna Melinda mengagetkan publik. Bagaimana tidak, pasangan yang kerap pamer kemesraan itu mendadak tersandung kekerasan fisik.
Kasus KDRT yang dialami Venna Melinda terjadi pada Minggu (8/1/2023) di sebuah hotel di Kota Kediri Jawa Timur (Jatim).
Venna Melinda melaporkan kejadian itu ke Polda Jatim. Belakangan, Ferry Irawan ditetapkan sebagai tersangka KDRT pada Kamis (12/1/2023).
Setelah lama bungkam, pihak keluarga Venna Melinda muncul dan buka suara. Setelah kedua putra Venna Melinada, kini giliran sang Ibunda, Ni Made Ayu Rachmawati memberikan tanggapan.
Ibunda Venna Melinda terlihat begitu kecewa dengan Ferry Irawan.
Dalam video di YouTube Intens Investigasi pada Jumat (13/1/2023), ibu Venna menolak untuk membicarakan menantu keduanya tersebut.
Made Ayu Rachmawati hanya ingin berfokus dan membicarakan kondisi putrinya, Venna Melinda.
Tak hanya itu, ia pun tak ingin lagi mendengar nama Ferry Irawan.
"Saya nggak tahu itu, yang penting, saya nggak mau mendengar lagi namanya," ujar ibunda Venna kepada awak media.
Baca Juga: Menteri Johnny G Plate Langganan Diserang Hoaks, Isu Terbaru Rumah Digeledah Kejagung
Ketika ditanya soal putrinya yang tidak dinafkahi oleh Ferry Irawan selama tiga bulan, ibunda Venna Melinda memilih respon yang netral.
Menurutnya, jika itu memang benar, itu adalah urusan dan rahasia rumah tangga Venna Melinda dan Ferry Irawan.
"Itu rahasia rumah tangga mereka. Saya nggak tahu itu," tambahnya.
Ni Made pun mulai membicarakan mengenai seperti apa Venna Melinda usai menikahi Ferry Irawan. Venna Melinda disebut berubah dan tak lagi memancarkaan kebahagiaan seperti dulu.
"Anak saya berubah. Itu aja yang saya tanyakan. Mukanya lesu, tak sebahagia sebelumnya," ujar dia.