Suara Sumatera - Nama menu yang unik menjadi 'senjata' promosi bagi pengusaha kuliner. Banyak restoran yang menamai makanannya dengan istilah tak terduga, bahkan terkesan porno.
Namun, cara tersebut diyakini salah strategi pemasaran kuliner. Seperti yang dibagikan akun Twitter yangkagakkagakk.
Dalam unggahannya, seorang warganet berbagi tangkapan layar poster promosi sebuah makanan. Nama tempat tersebut memiliki nama makanan yang tak biasa.
Mereka menjual makanan bernama markontol yang sebenarnya singkatan dari Martabak Korea dan Pentol. Singkatan ini tentu membuat banyak orang berpikir keras.
Pasalnya, kontol merupakan kata dalam bahasa Jawa yang memiliki arti penis. Banyak orang juga menganggap kata itu dinilai kasar dan tak sopan untuk dibicarakan ke orang lain.
![Markontol [Twitter @yangkagakkagakk]](https://media.suara.com/suara-partners/sumatera/thumbs/1200x675/2023/01/25/1-markontol-twitter-at-yangkagakkagakk.jpg)
Dalam poster itu tampak foto sebuah martabak dan juga pentol atau bakso berukuran kecil. Pentol itu juga tampak dibumbui pedas lengkap dengan isian cabai.
Tertulis bahwa Markontol dapat dinikmati beramai-ramai dengan harga yang terjangkau. "Monggo Markontolnya. Murah meriah enak, free pargoy," tulis orang yang membagikan poster makanan tersebut via WhatsApp story, dikutip dari Suara.com, Rabu (25/1/2023).
Unggahan jelas mendapat banyak komentar warganet.
"Gue minta makanan ini ke emak, kayaknya bakal ditabok," komentar seorang warganet.
Baca Juga: Perangkat Desa Demo di Depan Gedung DPR, Tuntut Kesejahteraan hingga Masa Jabatan
Warganet lain ikut berkomentar. "Varian baru coy, di luar nalar," ujar warganet ini.
"Astaga kelakuan orang bikin nama menu ada-ada aja dah wkwkwk," tulis warganet lainnya di kolom komentar.