Suara Sumatera - Kabar penyanyi Krisdayanti meninggal dunia beredar di media sosial. Anggota DPR RI itu dinarasikan menjadi korban pembunuhan dan meninggal pada Minggu dini hari pukul 02.00 WIB.
Kabar meninggalnya mantan istri Anang Hermansyah itu dibagikan akun YouTube Galeri Seleb pada 5 Desember 2022. Akun tersebut mengunggah sebuah video yang mengklaim Krisdayati meninggal karena jadi korban pembunuhan.
Penyanyi yang akrab disapa KD itu juga disebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di rumahnya pada hari Minggu sekitar pukul 02.00 WIB. Akun Galeri Seleb juga menyebut Krisdayanti dibunuh oleh suaminya yang memiliki inisial AR.
"INNALILLAHI ! Krisdayanti Meninggal Dunia di Rumahnya, Minggu Dini Hari Pukul 02.00 WIB"
Benarkah kabar tersebut?
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, kabar penyanyi sekaligus politikus Krisdayanti yang meninggal dunia karena dibunuh suaminya adalah tidak benar.
Faktanya, Krisdayanti yang dimaksud dalam video itu bukanlah sang diva, melainkan Hermita Krisdayanti. Hermita sendiri merupakan seorang perempuan berusia 21 tahun yang tinggal di Kelurahan Muara Fajar, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau.
Berdasarkan pemberitaan di sejumlah media online, Hermita Krisdayanti menjadi korban pembunuhan oleh suaminya sendiri pada Minggu, 30 Juni 2019 silam.
Sementara itu, penyanyi Krisdayanti hingga berita ini dipublikasikan masih aktif di media sosialnya. Ibu Aurel Hermansyah itu masih membagikan aktivitas sehari-harinya pada Senin, 23 Januari 2023.
Ia memamerkan kebersamaannya bersama sang anak, Amora Lemos dan cucu perempuannya, Ameena Hanna Nur Atta.
"Tanggal merah hari yang cerah. Selamat berbahagia dari anak cucu saya," tulis Krisdayanti.
Selain itu, tidak ada informasi kredibel dan valid yang mengonfirmasi bahwa Krisdayanti telah meninggal dunia karena menjadi korban pembunuhan.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, narasi Krisdayanti yang ditemukan meninggal dunia akibat menjadi korban pembunuhan oleh suaminya yang berinisial AR adalah kabar hoaks.
Narasi tersebut masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.