Suara Sumatera - Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Venna Melinda dan Ferry Irawan semakin memanas. Venna Melinda makin berani bongkar awal mula mengalami KDRT.
Dia mendapatkan pertama kali mendapatkan perlakukan kasar dari Ferry Irawan. Sang suami meminta agar berhubungan seksual dengan melancarkan ancaman ketika mendapatkan penolakan.
Kala itu, Venna Melinda tengah bersiap-siap untuk menghadiri suatu acara. Ketika sudah rapi, ia kaget sebab Ferry Irawan mendadak ingin bercinta.
Venna Melinda menolak permintaan Ferry Irawan yang kemudian menjelaskan mengapa dirinya gak bisa memenuhi ajakan tersebut.
"Pagi-pagi kejadiannya di kamar. Jam 9 hari itu saya harus sudah siap bekerja. Dia seperti biasa, marah karena keinginan (berhubungan) tak dipenuhi. Saya bilang 'Bi, saya harus siap-siap. Mandi dan sarapan. Ini saya mau ada acara.' Tapi dia marah," ungkapnya.
Ferry Irawan kemudian cepat melancarkan serangan fisik dengan mendorong Venna Melinda ke kursi. Ia mengaku mulutnya dibekap.
Bahkan, Ferry Irawan mengancam akan menyebarkan video syur mereka guna menghancurkan karir Venna Melinda
"Saya sudah bilang ada acara jam 9. Dia malah bilang, 'Nggak apa-apa kita bikin malu saja. Kamu lagi nggak pakai baju. Saya juga. Kita bikin viral saja', begitu," ujarnya.
Itu merupakan tindakan kekerasan pertama. Hingga pada tanggal 8 Januari ia memutuskan untuk kabur dan mencari bantuan.
Baca Juga: Dihujat Mirip Pinokio, Lucinta Luna Lakukan Operasi Wajah Lagi: Bye-bye Wujud Lama
Venna Melinda melaporkan Ferry Irawan ke polisi. Ia mengaku ketakutan dan sudah tidak sanggup menghadapi KDRT.
Ia juga menyinggung soal permintaan maaf dari Ferry Irawan.
"Saya tanya, 'Apa minta maaf kamu? Atas perbuatan apa minta maaf?' Kemudian dia (Ferry Irawan) bersujud, dia bersimpuh dia bilang, 'Mena, Abi orang kecil, Abi orang miskin, maafin Abi'," kata Venna Melinda.
"Langsung saya bilang, 'Abi, nggak ada hubungannya sama orang kecil dan miskin'. Orang tidak melihat itu. 'Abi akui Abi sakiti saya sampai saya sakit tulang rusuknya?'," lanjutnya.
Ferry Irawan kemudian mengakui perbuatan kasarnya.
"Lalu, 'Abi akui tekan saya sampai saya nggak bisa gerak. Tolong Abi akui itu'. Dia diam, 'Iya, Abi akui'," kata Venna Melinda.