Suara Sumatera - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau proyek normalisasi Kali Ciliwung, Jakarta, Selasa (21/2/2023).
Jokowi dalam melakukan peninjauannya didampingi Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto hingga Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Dilihat dari YouTube Sekretariat Presiden, saat melakukan peninjauan kondisi hujan deras. Presiden Jokowi pun memegangi payung berwarna hitam.
Sementara Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) terlihat berdiri di tengah hujan deras tanpa menggunakan payung untuk menjaga Jokowi.
Jokowi mengatakan bahwa pengerjaan normalisasi kali Ciliwung tersisa sepanjang 17 kilometer.
"Ya ini normalisasi Kali Ciliwung kira-kira tinggal 17 kilo (kilometer) kira-kira, 17 kilo. Setelah berhenti agak lama, ini akan segera kita mulai karena sudah ada beberapa titik yang sudah dibebaskan," kata Jokowi.
"Misalnya di Rawajati, segera bisa dimulai konstruksinya, sitepalnya oleh Kementerian PUPR. Dan di sini juga Pengadegan ini mulai besok juga akan mulai pembayaran untuk pembebasan," sambugnnya.
Jokowi berharap titik-titik yang telah dibebaskan, pelaksanaan pembangunan konstruksi sudah bisa dilakukan. Selain itu, Jokowi menargetkan normalisasi kali Ciliwung selesai 2024.
"Sehingga nanti titik-titik yang sudah dibebaskan langsung konstruksinya jalan. Kita harapkan saya berikan target tadi dalam 2 tahun. Artinya akhir 2024 yang 17 kilo itu Insyallah selesai," kata jokowi.
Baca Juga: Jauh dari Ekspektasi, Drama Korea Terbaru Kim Min Kyu Bikin Fans Kecewa?