Suara Sumatera - Dia bukan artis, apalagi publik figur tapi kelakukan Mario Dandy Satrio membuat tiga menteri berang. Pelaku penganiayaan dengan tidak berprikemanusian terhadap anak pengurus GP Ansor, David membuatnya terus menjadi hujatan publik.
Bukan saja dirinya, keluarga dan saudara kandungnya pun dikulitin netizen. Dia menjadi anak pejabat yang akhirnya menyeret kasus penganiayaan menjadi indikasi pencucian uang atas kekayaan yang dimiliki.
Sang bapak Rafael Alun Trisambodo juga dirujak warganet karena kerap pamer harta kekayaan padahal hanya pegawai pajak tingkat daerah. Kelakuannya membuat menteri Agama, Gus Yakuq memberikan penegasan atas kasusnya.
Sebagai Ketua Umum GP Ansor Pusat Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan penganiayaan anak pejabat menjadi perhatiannya.
Gus Yaqut mengunggah foto saat menjenguk korban dengan mengusap kepala dari David yang terbaring tak berdaya. "Anak kader, anakku juga. Catat ini!," tulis Yaqut Cholil Qoumas dalam akun Instagram pribadinya.
Tidak ahanya menteri anak, kelakuan Mario Dandy pun membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani juga bersuara. Sri Mulyani pun membesuk keluarga David, dan menekankan pada jajarannya guna menampilkan hidup sederhana.
Menteri terakhir yang berang ialah, Mahfud MD. Usai mengunjungi David, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia Mahfud berdoa guna kesembuhan David.
Mahfud pun setuju pelaku dikenai pasal yang tegas.
“Terkadang untuk sesuatu kelalaian, kita menerapkan pasal yang paling ringan dan memberi pendidikan. Tetapi banyak pasal-pasal yang sering ditambahkan atau dicantumkan sebagai alternatif agar ketika mendidik masyarakat membuat warga lain jera dan takut melakukan hal yang sama,” kata Mahfud.
Baca Juga: Stafsus Sri Mulyani Pastikan Gaya Hedon Pegawai Bea Cukai Jadi Perhatian Pimpinan Instansi