Suara Sumatera - Wakil Presiden Maruf Amin dinarasikan meminta agar Polri segera mengadili Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Kabar tersebut meramaikan media sosial baru-baru ini.
Dalam narasinya, pengunggah video menyebut perintah Maruf Amin untuk mengadili Megawati melalui judul dan gambar sampul video yang dibagikan.
Akun YouTube bernama News Politik membagikan video dengan klaim demikian pada Rabu 1 Maret 2023 lalu.
Si akun menuliskan kalimat dalam judul video sebagai berikut:
"MEGAWATI PANIK !! MA'RUF AMIN TEGASKAN POLRI SEGERA ADILI MAK BANTENG."
Sementara narasi dalam thumbnail adalah berikut ini:
"MEGAWATI PANIK TOTAL MA'RUF AMIN BUKA SUARA TEGASKAN POLRI SEGERA PROSES PUTRI SOEKARNO."
Benarkah klaim yang menyebut Wapres Maruf Amin meminta polisi menangkap Megawati??
PENJELASAN
Setelah ditelusuri, narasi Maruf Amin meminta Polri mengadili Megawati Soekarnoputri merupakan informasi yang tidak benar.
Baca Juga: CEK FAKTA: Terungkap Agama Asli Megawati adalah Buddha, Bikin Sering Hina Islam, Benarkah?
Faktanya, tidak ada informasi valid mengenai desakan Maruf Amin ke Polri untuk mengadili Megawati dalam isi video itu.
Malah video tersebut membahas tentang tanggapan Gus Wafi Maimoen Zoebair terkait Pilpres 2024.
Diketahui, Megawati memang sedang jadi perbincangan belakangan terakhir karena pernyatannya dinilai menyindir ibu-ibu pengajian. Namun, pernyataan Ketum PDIP itu tidak membuat sosoknya sampai diadili oleh Polri.
Sementara itu, tanggapan Gus Wafi Maimoen Zoebair sendiri terkait harapan agar ada kesepahaman dan tekad bulat untuk memenangkan bakal calon presiden dari Partai NasDem, yakni Anies Baswedan.
Harapannya itu disampaikan dalam acara Halaqah Kebangsaan. Acara bertema "Ulama Mendoakan Anies Baswedan" ini digelar di Pondok Pesantren Ribath Nurul Anwar, Sragen, Jawa Tengah.
Pernyataan yang dipakai untuk mengisi narasi video itu dikutip dari artikel Harianterbit.com. Artikel dengan judul "Para Kiai Jateng dan Jatim Sepakat Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024" ini dipublikasikan pada 26 Februari 2023.