Suara Sumatera - Indonesia dikabarkan kembali ditunjuk sebagai bagian dari Piala Dunia U-20 2023 setelah FIFA berubah pikiran usai membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah.
Informasi tersebut dibagikan kanal YouTube SUMAR TV. "FIFA Plin-Plan Juga! Tak Disangka FIFA Kembali Tunjuk Indonesia Sebagai Bagian Piala Dunia U-20" begitu judul video yang beredar.
Thumbnail video memperlihatkan potret Presiden Jokowi bersama Presiden FIFA Gianni Infantino. Keduanya memegang sebuah surat bertuliskan FIFA. Narasi pada thumbnail juga memiliki keterangan yang serupa.
Benarkah kabar tersebut?
Dari penelusuran Metro.Suara.com, tidak ada bukti valid yang menyatakan bahwa Indonesia kembali ditunjuk sebagai bagian dari Piala Dunia U-20 oleh FIFA.
Narator dalam video tersebut menyebut bahwa Timnas Indonesia U-20 masih dapat berpartisipasi di laga itu meskipun status Indonesia sebagai tuan rumah resmi dicabut.
Narator juga menjelaskan alasan FIFA kembali menunjuk Indonesia serta memaparkan prediksi FIFA yang akan melarang Timnas Israel bertanding setelah aksi keji yang dilakukan tentara zionis terhadap atlet muda Palestina beberapa waktu lalu.
Namun, video tersebut memuat informasi yang tidak benar. Setelah dilakukan penelusuran melalui situs resmi FIFA, tidak ditemukan bukti yang menyatakan bahwa FIFA menunjuk kembali Indonesia sebagai bagian dari Piala Dunia U20.
Laman resmi FIFA justru memberikan informasi terkait penilaian FIFA terhadap kandidat terkuat pengganti Indonesia sebagai tuan rumah, yaitu Argentina.
Baca Juga: CEK FAKTA: Ida Dayak Akhirnya Bertemu Langsung dengan Presiden Jokowi
Lebih lanjut, menurut Suara Soreang, alih-alih diikutsertakan dalam Piala Dunia U20, Timnas Indonesia U20 justru resmi dibubarkan Shin Tae Yong usai melakukan pelatihan terakhir pada Sabtu (1/4/2023) di Stadion Gelora Bung Karno.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar FIFA menunjuk kembali Indonesia sebagai bagian dari Piala Dunia U20 adalah berita palsu atau hoaks.
Pengunggah video sengaja mengedit foto dalam thumbnail untuk menggiring opini publik. Dapat dipastikan bahwa muatan informasi dalam video tersebut berisi berita bohong.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].