Suara Sumatera - Nama Ibu Ida Dayak menjadi sorotan usai video pengobatan alternatifnya tersebar di media sosial. Meskipun ia memicu kontroversi, namun pengobatannya diserbu masyarakat.
Seiring dengan itu, beredar kabar Ida Dayak diajak Raffi Ahmad dan Nagita Slavina menjenguk Lesti Kejora yang terbaring di rumah sakit.
Diketahui, Lesti Kejora sempat dirawat dilarikan ke rumah sakit.
Informasi berbentuk video itu dibagikan sebuah akun Facebook bernama The Gallery pada 2 April 2023 lalu. Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:
“VIRAL HARI INI – DETIK-DETIK RAFFI BAWA IBU IDA DAYAK UNTUK MENYEMBUHKAN LESTI KEJORA DIRUMAH SAKIT #raffinagita1717 #raffigigi #raffiahmad #lestikejora #lestilovers #Lesti #lestibilar #rizkybillar #babyL”
Lantas benarkah klaim Raffi Ahmad dan Nagita Slavina mengajak Ida Dayak untuk menyembuhkan Lesti Kejora?
PENJELASAN
Dari hasil penelusuran, informasi yang menyatakan bahwa Raffi Ahmad dan Nagita Slavina membawa Ida Dayak untuk menyembuhkan Lesti Kejora di rumah sakit merupakan kabar hoaks.
Faktanya, video tersebut merupakan video hasil manipulasi. Potongan foto di video itu merupakan hasil editan dari foto ketika Presiden Jokowi dan Ibu Negara menjenguk mantan presiden BJ Habibie di RSPAD Gatot Subroto pada Selasa, 28 Oktober 2014.
Foto asli dimuat di artikel berita berjudul “Senyum Habibie Dijenguk Presiden Jokowi dan Ibu Negara” yang terbit di situs detik.com pada 28 Oktober 2021.
Baca Juga: Cek Fakta Kabar Ustaz Adi Hidayat Meninggal Mendadak saat Jadi Imam Salat Tarawih
Dilansir dari artikel tersebut, Presiden Joko Widodo menyempatkan dirinya untuk menjenguk mantan presiden BJ Habibie di RSPAD Gatot Subroto.
Pria yang akrab disapa Jokowi itu juga mengajak Ibu Negara Iriana dan anak perempuan Kahiyang Ayu.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, foto di video yang menampilkan Raffi Ahmad, Nagita Slavina dan Ibu Ida Dayak yang menjenguk Lesti Kejora di video itu merupakan hasil manipulasi dari foto ketika Presiden Jokowi dan Ibu Negara menjenguk mantan presiden BJ Habibie di RSPAD Gatot Subroto pada Selasa, 28 Oktober 2014.
Dengan demikian, video tersebut merupakan hasil editan dan masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.