Suara Sumatera - Sebanyak lima personel Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, dinonaktifkan buntut tewasnya seorang wanita usai terjatuh dari lift di sana.
Head of Corporate Secretary and Legal Bandara Kualanamu Dedi Al Subur mengatakan, lima personel Bandara Kualanamu yang dinonaktifkan terdiri dari dua pejabat senior dan tiga orang dari operator yang membidangi operator kamera CCTV.
"Lima personel dinonaktifkan yaitu dua pejabat senior manager yang membidangi fungsi operasi dan teknik. Kemudian tiga dari operator yang membidangi CCTV," katanya melansir Antara Rabu (2/5/2023).
Penonaktifan itu sebagai upaya PT Angkasa Pura Aviasi untuk penyempurnaan prosedur guna memenuhi aspek keselamatan, keamanan dan pelayanan di Bandara Kualanamu.
"Langkah ini juga untuk mendukung pihak kepolisian guna pengusutan lebih lanjut kasusnya," ujarnya.
Disoal apakah kelima personel terbukti bersalah dalam kasus tewasnya korban, Dedi mengaku pihaknya masih menunggu pemeriksaan polisi.
"Kita tunggu hasil pemeriksaan. Yang jelas, PT Angkasa Pura Aviasi menanggapi serius atas insiden tersebut," ungkapnya.
Dedi atas nama grup perusahaan Angkasa Pura II memohon maaf kepada keluarga korban dan masyarakat luas terkait insiden tersebut.
"Kami berupaya agar Bandara Kualanamu dapat menjadi lebih baik lagi," katanya.
Baca Juga: Selain Scooter Riding, Jakarta Mod Mayday 2023 Juga Dibikin Seru dengan Aksi Band Ska Bad Manners