Suara Sumatera - Ustaz Derry Sulaiman tak menolak kehadiran band Coldplay di Jakarta pada November 2023 mendatang.
Sikap Ustaz Derry Sulaiman ini berbeda dengan perkumpulan Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang menolak kedatangan Coldplay.
PA 212 menolak konser Coldplay di Jakarta karena Chris Martin dkk mendukung LGBT. Sikap Coldplay mendukung LGBT terlihat dalam beberapa konsernya yang membawa bendera warna-warni simbol kaum LGBT.
Ustaz Derry Sulaiman tidak mempermasalahkan sikap Coldplay yang mendukung LGBT. Ini karena agama para personel band asal Inggris itu bukanlah Islam.
"Coldplay agamanya bukan Islam, tentu lirik lagunya, ia akan menyampaikan keyakinan dia," kata Ustaz Derry Sulaiman pada Kamis (18/5/2023) dikutip dari Suara.com.
Ustadz Derry Sulaiman tak khawatir para fans Coldplay di Indonesia akan terpengaruh lirik-lirik lagu band idolanya. Sebab kata dia, orang-orang itu hanya sekadar menyanyi tanpa paham maknanya.
"Nggak ngerti lagunya, tapi ikut nyanyi. Ya hanya sekadar memori aja," kata Ustaz Derry Sulaiman.
Ustaz Derry Sulaiman kemudian membandingkan dengan konser Slipknot. Ia juga tidak menentang kehadiran band heavy metal tersebut di Indonesia.
"Band Slipknot datang, aku nggak ada masalah," jelasnya.
Baca Juga: 17 Investor Baru Diklaim Ingin Investasi di Ibu Kota Baru, Negara Mana Saja?
Malah kata Ustaz Derry Sulaiman, bisa jadi musik menjadi ladang hidayah. Seperti dirinya yang juga hijrah karena dunia hiburan.
"Aku musisi, mengenal Islam dari tempat hiburan. Makanya aku memahami dakwah itu seperti cahaya," kata Ustaz Derry Sulaiman.
"Tidak mungkin pula kan, cahaya takut pada kegelapan," ujar Ustaz Derry Sulaiman.