Suara Sumatera - Heboh Inara Rusli melepas cadar demi mendapatkan pekerjaan untuk menghidupi anak-anaknya, hal serupa nyaris menimpa Umi Pipik.
Umi Pipik pernah berada di posisi kesulitan keuangan setelah suaminya Ustaz Jefri Al Buchori meninggal dunia. Saat itu Umi Pipik butuh uang untuk biaya sekolah sejumlah anak-anaknya di pondok pesantren.
Bingung. Itulah yang dialami Umi Pipik kala itu. Walau begitu, ibunda Abidzar Al Ghifari tetap meyakinkan diri tak akan melepas cadar hanya untuk mendapatkan pekerjaan.
Hanya satu cara yang Umi Pipik lakukan yaitu berdoa kepada Allah SWT. Sampai suatu ketika, Umi Pipik bertemu dokter kecantikan bernama Umi Azizah.
Umi Azizah yang memiliki pabrik skincare mengajaknya kerjasama sebagai BA atau Brand Ambassador untuk produknya.
Tawaran ini tentu membuat Umi Pipik tak percaya pasalnya secara penampilan tidak memungkinkan dirinya menjadi BA produk skincare.
"Dok nggak salah? Saya pake cadar loh? Apa yang bisa saya promosiin? Saya nggak keliatan, namanya kita jadi BA skincare harus kelihatan dan harus mempromosiin gitu, saya nggak mau dzolim orang rugi gara-gara saya, kan nggak boleh," jelas Umi Pipik.
Ternyata konsep rezeki di mata sang dokter berbeda. Umi Azizah yakin rezeki datang dari Tuhan sehingga tak masalah baginya Umi Pipik yang memakai cadar menjadi brand ambassador.
"Nggak saya yakin, yang kasih rejeki saya bukan Umi Pipik tapi Allah, saya mau pake BA artis cantik tapi kalau di situ nggak ada rejekinya," ujar Umi Pipik menirukan dokter kecantikan itu ketika berbicara dengannya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Heboh Lionel Messi Memakai Kaos Bergambar PDIP
Umi Pipik menangis, karena merasa Tuhan telah memberinya lebih dari yang diharapkan dan dibutuhkannya. Apalagi, hal itu sesuatu yang sangat mustahil bagi manusia.
"Di situ gue ngerasa, Allah bisa memberikan yang mustahil nih buat gue. Iklan pake skincare, gue pake cadar loh, itu kan mustahil banget, tapi dengan cara yang mustahil lagi," katanya.
Umi Pipik yang hanya membutuhkan uang Rp 100 juta mendadak diberi Tuhan tiga kali lipat dari yang dibutuhkannya.