Suara Sumatera - Hadi Tjahjanto potensial masuk bursa calon wakil presiden. Ia dinilai berpeluang disandingkan dengan bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo.
"Hadi Tjahjanto potensial masuk bursa cawapres, meskipun lebih terbatas dibanding kandidat lain, yakni hanya berpeluang bersanding dengan Ganjar," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, melansir Antara, Rabu (5/7/2023).
Alasannya, kata Dedy, hanya Ganjar yang saat ini cawapresnya akan ditentukan Presiden Jokowi atau Katum PDIP Megawati Soekarnoputri. Akan tetapi, Hadi perlu bersaing dengan kandidat cawapres lainnya.
"Hadi hanya potensial dari sisi pengusungan Jokowi, itu pun perlu bersaing secara diplomatis dengan Sandiaga Uno, Erick Thohir, Airlangga, dan tokoh lainnya," ucapnya.
Untuk peluang Hadi, kata Dedy, kemungkinan serupa besarannya dengan Mendagri Tito Karnavian. Pasalnya, Hadi dan Tito sama-sama tokoh dekat Jokowi dan sejauh ini loyal kepada pemerintah.
"Bahkan, semasa belum bergabung di kabinet, dua tokoh itu serupa dalam loyalitas,” kata Dedi.
Namun demikian, sulit bagi Hadi membuat dirinya diperhatikan publik. Sebab, di satu sisi, kementerian yang ia pimpin tidak populer secara umum meski persoalan tanah menjadi masalah yang cukup pelik bagi sebagian masyarakat.
Selain itu, popularitas isu tanah justru secara langsung melekat ke Presiden, bukan ke menterinya.
"Jika dalam waktu terbatas ini Hadi ingin tunjukkan perannya dalam bursa cawapres, perlu ada gerakan radikal dalam kementeriannya saat ini," kata Dedi.
Baca Juga: Genap Berusia 36 Tahun, Ini 4 Rekomendasi Drama Korea yang Dibintangi Ji Chang Wook