Suara Sumatera - Ibu Aldila Jelita, Marjam Abdurrahman sakit hati saat mengetahui jika anak perempuannnya kembali rujuk sama Indra Bekti.
Padahal menurut Marjam, Bekti telah melakukan kesalahan fatal.
Marjam mengaku rasa sakit hatinya berlipat ganda lantaran Aldila dan Bekti juga menghalanginya bertemu dengan kedua cucunya, yakni Dafni dan Abel. Karena itulah Marjam kini merasa sudah tidak punya harapan untuk mencegah rujuknya Aldila dan Bekti.
"Saya nggak punya hope (harapan). Jadi congratulations (selamat) buat Dila, you've already killed me (kamu sudah membunuh saya)," ujar Marjam.
"And Bekti you've already robbed my daughter (kamu sudah merebut anak saya), terus insya Allah nggak kena penyakit AIDS aja, itu aja," tandasnya.
Meski tidak menyebutkan detail kesalahan yang disebutkan Bekti, Marjam seolah memberi petunjuk dengan menyebut soal perbuatan yang diharamkan dalam agama Islam menurut surat Nabi Luth.
"Saya bicara ini sebagai lisannya (umat) Islam. Islam menyatakan di surat Nabi Luth ini adalah haram, tidak boleh, kecuali kalau memang Bekti mau bertaubat, tunjukin taubatnya dulu," ujar Marjam, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Senin (28/8/2023).
Diketahui juga kisah kaum Nabi Luth sangat berkaitan dengan perbuatan menyukai sesama jenis atau LGBT. Karena itulah Marjam menentang keras rencana Aldila guna rujuk dengan Bekti.
Nyatanya sang anak tetap nekat sehingga kini Marjam blak-blakan menyebut Aldila sudah siap masuk neraka.
"Dila suka bangga, berarti sudah siap kunci pintu neraka, itu aja. Berarti dia sudah pegang kunci neraka," kata Marjam.
"Satu syarat, kembali ke Mami without name B-E-K-T-I, Bekti is finish, finish, finish, selesai. Kalau dia mau cium surga, buang si Bekti, cium kaki saya, itu doang syaratnya," sambung dia.