Suara Sumatera - Media sosial dihebohkan dengan kabar yang menyatakan bahwa dosen pembimbing selagi Joko Widodo (Jokowi) kuliah di UGM menjadi buronan polisi.
Informasi tersebut dibagikan sebuah kanal YouTube bernama ARENA POLITIK belum lama ini dengan narasi sebagai berikut:
“KASMOJO JADI BUR0N? TERUNGKAP FAKTA DOSEN PEMBIMBING SKRIPSI PAK LURAH ABAL²”.
Pada bagian thumbnail video itu memperlihatkan sosok yang diklaim sebagai dosen pembimbing Jokowi di UGM sedang di hadapan polisi.
Lantas benarkah dosen pembimbing Jokowi jadi buronan polisi?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, tidak ada informasi valid yang menyatakan jika dosen pembimbing Jokowi menjadi buronan polisi.
Faktanya, video berdurasi 8 menit tersebut berisi cuplikan potongan video yang berbeda dan tidak berkaitan. Narasi yang dibacakan oleh narator tak menyebutkan bahwa dosen pembimbing Jokowi, Kasmujo dijadikan buron sebagaimana yang ditulis pada thumbnail.
Narator dalam video membacakan artikel yang diunggah oleh situs Fajar.co.id berjudul “Jokowi Dikabarkan Masuk SMA pada 1980 Tetapi Wisuda di UGM Tahun 1985, Warganet: Hanya 2 Tahun Jadi Sarjana??” yang dipublikasikan pada 11 Oktober 2022.
Artikel itu memuat rekam pendidikan Jokowi yang dianggap masih menjadi polemik di media sosial. Hasil penelusuran lebih lanjut juga tidak ditemukan adanya berita terkait ditetapkannya dosen pembimbing Jokowi di UGM sebagai buron, lantaran masa pendidikan sarjana Jokowi yang dinilai janggal oleh warganet.
Baca Juga: Elkan Baggott Akui Timnas Indonesia Punya Gaya Bermain Berbeda, sampai Singgung Olimpiade Paris 2024
Selain itu dosen pembimbing skripsi Jokowi di UGM bernama Ir Kasmudjo, MS bukan Kasmojo seperti pada klaim di judul video.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, klaim yang menyatakan dosen pembimbing Jokowi menjadi buronan polisi merupakan kabar hoaks.
Dengan demikian, video yang dibagikan kanal YouTube bernama ARENA POLITIK masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.