"Di antara mereka yang ditahan adalah otak pelaku, berusia 35 tahun, sembilan pria lokal, dua wanita lokal dan dua pria asing, yang semuanya berusia antara 23 dan 70 tahun," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, Khaw menuturkan bahwa tersangka utama adalah mitra bisnis dari suami korban, dan bahwa sang suami diyakini telah gagal membayar hutang bisnis, yang menyebabkan penculikan tersebut.
"Keduanya adalah kontraktor dan menjalankan bisnis mereka di Kuala Lumpur. Setelah menyadari bahwa utang bisnis tidak dilunasi, tersangka menjadi marah dan melakukan penculikan terhadap istri temannya," ucapnya.
"Kami menyita beberapa barang bukti termasuk 23 telepon genggam, 36 kabel pengikat, uang tunai RM4.800, rantai dan batang besi. Juga disita empat kendaraan yang digunakan untuk mengangkut korban," katanya.