Suara Sumatera - Yuke Sampurna menjadi pemain bass Dewa 19 setelah hengkangnya Erwin Prasetya tahun 2002 silam.
Tidak mudah bagi Yuke jadi bassist Dewa 19. Apalagi, almarhum Erwin juga salah satu pendiri band besutan Ahmad Dhani itu.
Kehadiran Yuke pun sempat ditolak penggemar Dewa 19 yang bernama 'Bala Dewa". "Saya masuk tuh udah Once, pemain drumny Tyo. Yang posisi tergantikan adalah Erwin almarhum. Ya itu saya agak menerima, apa ya, berat lah," kata Yuke dalam potongan video du Youtube Supercluster505, dikutip dari Suara.com, Selasa (26/9/2023).
Saat itu, Bala Dewa belum terima Yuke menggantikan posisi Erwin. Bahkan ketika manggung di Lampung, Yuke sampai dilempar sebuah benda dari arah penonton dan mengenai kepalanya hingga bocor.
"Dibaledog (dilempar sebuah benda) di lampung ini bocor. Saking fanatiknya. Makanya saya agak kurang suka sama anak-anak yang fanatik," ujar Yuke Sampurna.
Video ini memantik komentar netizen. Bahkan ada yang mengaku ada di lokasi ketika peristiwa tersebut terjadi di Lamapung. Netizen tersebut menyebut benda yang dilempar ke kepala Yuke adalah botol.
"Dulu masih inget gue di Lampung. Zaman gue SD pas nonton dewa di Stadion Pahoman Bang Yuke dilempar pake botol beling bocor. Gobl** itu yang ngelempar malu maluin daerahnya," komentar netizen tersebut.
"Fanatik itu identik dengan kurang literasi bro, setuju sama Yuke," komentar yang lain.
"Mas Yuke itu persis dengan posisinya Mc Donald ketika menggantikan Alex di Bon Jovi, nggak mau menonjol dan mengalir apa adanya.. Low profile," seru yang lain.
Baca Juga: Ahmad Dhani soal Tudingan Kariernya Redup usai Cerai dari Maia Estianty
"Jujur sih, sebenarnya secara tehnikal gue lebih seneng permainan Yuke dibanding Erwin. Yuke terlalu Rock, pas dengan konsep Dewa tahun 2000an dan Erwin terlalu Jazz, performance juga lebih menarik Yuke," kata yang lain