Suara Sumatera - Polisi menyelidiki kasus pelemparan Kantor Wali Nagari Nanggalo di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) dengan mengunakan kotoran sapi.
Aksi pelemparan tersebut membuat kantor wali nagari dipenuhi dengan kotoran yang cukup banyak menempel di dinding, pintu dan jendela kantor wali nagari tersebut. Tidak hanya itu, kotoran juga berserakan di lantai.
Kapolsek Koto XI Tarusan, Iptu Donny Putra mengatakan, sampai saat ini belum diketahuo motif di balik aksi pelemparan kotoran sapi ini. Penyelidikan masih terus berjalan.
“Masih dalam penyelidikan, apa motif, pemicunya, siapa pelakunya,” kata Donny, dikutip dari SuaraSumbar.id, Rabu (27/9/2023).
Menurut Donny, kasus ini dilaporkan oleh Wali Nagari Nanggalo. Namun pihak mengalami kesulitan lantaran tidak adanya CCTV di kantor wali nagari.
“CCTV tidak ada, kendalanya itu. Jadi tidak diketahui siapa pelakunya. Kami masih mengumpulkan keterangan, atau mencari saksi,” ungkapnya.
“Kami juga sedang mendalami kasus ini larinya kemana. Yang dilaporkan mencemarkan kantor dengan kotoran. Perusakan tidak ada. Makanya ini kami dalami apakah ada aturan di undang-undang terkait yang terjadi seperti ini,” sambung Donny.
Dalam penyelidikan nanti, lanjutnya, jika ada unsur pidana maka kasus akan dinaiakkan ke penyidikan.
“Untuk kegiatan atau acara (menimbulkan konflik) tidak ada sebelumnya. Pak wali nagari juga tidak mengetahui penyebabnya,” katanya.
Baca Juga: Dihajar Semen Padang 2-0, Pelatih PSPS Riau Minta Maaf