Suara Sumatera - Kabar menghilangnya Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) usai disebut menjadi tersangka menghebohkan publik.
Mentan Syahrul Yasin Limpo hilang kontak usai rumah dinasnya digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).
Kabar Mentan Syahrul Yasin Limpo mendadak 'hilang' mendapat sorotan dari Deputi Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Ricky Kurniawan belum lama ini.
Melalui cuitannya di akun Twitter, Ricky Kurniawan mewanti-wanti Syahrul Yasin Limpo menjadi buronan KPK menyusul Harun Masiku yang hingga saat ini hilang tanpa jejak.
"Apakah Menterinya Nasdem ini akan menjadi Buronan KPK menyusul Harun Masiku?" katanya di Twitter, Selasa (3/10/2023).
Ricky Kurniawan menjelaskan jika saat ini harga beras sedang melambung tinggi dan membuat piring rakyat sedikit kering dari biasanya. Hal itu seharusnya menjadi tanggung jawab Syahrul Yasin Limpo.
"Harusnya menjadi tanggung jawabnya Menteri Pertanian," ungkap dia.
Sebelumnya diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah dinas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kompleks Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2023).
Pada penggeledahan tersebut, lembaga antirasuah menemukan barang bukti berupa uang tunai dalam pecahan rupiah dan mata uang asing.
Penyidik KPK juga menemukan 12 pucuk senjata api yang saat ini telah diserahkan ke Polda Metro Jaya untuk ditindaklanjuti.
Baca Juga: Ganjar Terekam Sedang Wudu Lagi, Lengan Sudah Digulung Warganet Giliran Sorot Sandalnya
Syahrul Yasin Limpo mendadak 'hilang'
Sebelum penggeledahan, Syahrul Yasin Limpo meninggalkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada 24 September 2023 ke Doha, Qatar dalam rangka transit, sebelum menuju Roma, Italia.
Mentan Syahrul Yasin Limpo seharusnya dijadwalkan kembali dari Eropa pada 30 September 2023 dan tiba di Indonesia pada tanggal 1 Oktober 2023. Namun hingga kini belum ada kabar jika yang bersangkutan sudah di Tanah Air.