Suara Sumatera - Film dokumenter tentang kasus kopi sianida berjudul "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso" membuat heboh jagat media sosial.
Pasalnya gara-gara film dokumenter berdurasi satu jam ini, opini publik terhadap kasus kopi sianida jadi berbalik.
Banyak netizen menganggap Jessica Wongso, terpidana kasus pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihin, tidak bersalah.
Berdasarkan film itu, netizen langsung menyimpulkan kasus ini terkesan dipaksakan dan tidak ada bukti kuat untuk menjerat Jessica Wongso.
Padahal sebelumnya ketika kasus ini bergulir di kepolisian hingga pengadilan, opini publik menghakimi seorang Jessica Wongso.
Kasus kematian Wayan Mirna Salihin ini menjadi salah satu kasus fenomenal di Indonesia karena pengungkapannya yang sulit.
Persidangan yang berlangsung selama 32 kali di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ini sampai disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun televisi.
Melihat opini publik yang membela Jessica Wongso, Sandy Salihin kembaran Wayan Mirna Salihin pun buka suara.
Sandy Salihin meminta publik tidak langsung menyimpulkan kasus kopi sianida tersebut hanya berdasarkan film dokumenter berdurasi 1 jam.
Baca Juga: Viral Wanita Tewas Dianiaya Anak Anggota DPR, Hotman Paris Siap Beri Bantuan Hukum
Menurut Sandy, publik sebaiknya menonton langsung persidangan sebenarnya yang telah berlangsung di tahun 2016 itu.
"Please watch the real trial not just because of one hour Documentary you can get all your conclusion (tolong tonton sidang sebenarnya, jangan hanya karena film Dokumenter berudurasi satu jam Anda bisa membuat kesimpulan sendiri)," katanya seperti dilihat dalam akun instagramnya, Jumat (6/20/23).
Warganet pun ramai-ramai menanggapi pernyataan saudara kembar Wayan Mirna Salihin itu.
"Iya makanya dibuka aja lagi mbak supaya semua netizen ikut ngawal, wlkt itu netizen lg pd sibuk blm eksis jd ga merhatiin blm sepowerfull skrng mbiaak," ujar seorang warganet.
"Setuju banget. Yg ngikutin persidangan dr awal pasti paham. Keliatan banget kok.kalau Jessica ini mengerikkan. Jangan lah percaya film 100%. Karena film apapun itu tergantung dengan sutradara nya. Bisa saja sengaja di belokkan supaya trending. Jangan baper karena film, karena nyatanya sudah jelas pelaku nya siapa," papar warganet.