Suara Sumatera - Apakah Anda penggemar minum jus? Ya, minum jus jeruk sangat segar rasanya. Jus jeruk biasanya dikonsumsi hangat-hangat saat sedang sedang flu. Pasalnya, jus jeruk terdapat kandungan vitamin C.
Pakar diet sekaligus pendiri Real Nutrition NYC Amy Shapiro MS, RD, mengatakan vitamin C merupakan antioksidan kuat untuk sistem kekebalan tubuh.
Selain vitamin C, jus jeruk juga mengandung potasium dan vitamin A yang juga dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Namun sangat sedikit penelitian yang secara khusus mengamati manfaat jus jeruk untuk pilek.
"Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen (vitamin C) secara teratur dapat membantu menangkal gejala pilek, namun, meminumnya setelah Anda terkena flu tidak memperpendek durasinya," kata Shapiro melansir Antara, Senin (16/10/2023).
Lalu haruskah seseorang minum suplemen vitamin C untuk mencegah pilek?
Menurut Shapiro, mengonsumsi suplemen vitamin C dapat memastikan seseorang mendapatkan dosis vitamin C tertentu secara lebih teratur daripada hanya mengandalkan diet untuk memenuhi kebutuhan vitamin C.
"Saya akan merekomendasikan untuk memasukkan (suplemen vitamin C) selama musim pilek dan flu jika Anda takut sakit. Ini akan memastikan Anda mendapatkan cukup asupan untuk mendukung sistem kekebalan tubuh Anda, apa pun pilihan makanan yang tersedia pada hari, minggu, atau bulan tersebut," ucapnya.
Dirinya menekankan suplemen tidak boleh menjadi pilihan pertama. Sebaliknya, prioritaskan pemenuhan kebutuhan vitamin C melalui pola makan yang seimbang dan bergizi.
Meskipun vitamin C adalah cara yang bagus untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, ada vitamin dan mineral lain yang perlu dipertimbangkan juga. Shapiro juga menekankan pentingnya tubuh tetap terhidrasi dengan baik, tidak hanya saat seseorang pilek, tetapi, juga untuk kesehatan sehari-hari.
Baca Juga: Tersebar di 5 Kabupaten, Ada 111 Titik Panas di Kaltim
"Mencukupi cairan penting untuk membantu menjaga kesehatan dan mencegah penyakit. Saat selaput lendir Anda menjadi kering dan pecah-pecah, kuman bisa masuk dan menyebabkan penyakit," katanya.