Misalnya, dokumen dulu ditulis di atas kertas. Saat mendigitalkan, dokumen menjadi dokumen elektronik, mis. B. PDF, atau dokumen yang ditulis dengan alat digital seperti PC dan smartphone.
Hal ini tentunya memiliki implikasi yang ditandai dengan banyaknya transisi dari teknologi analog ke digital, yang sangat membantu untuk mempercepat suatu pekerjaan dan mempercepat penyampaian informasi yang dihasilkan.
2. Digitalisasi
Digitalisasi yang merupakan proses pemanfaatan informasi atau produk digital secara bermakna.
Penggunaan teknologi digital dan data digital mengubah cara perusahaan berinteraksi dengan pelanggannya.
Dalam hal ini, peran TI sangat penting menciptakan alat digital untuk mengembangkan strategi baru dalam implementasi bisnis digital.
Misalnya, sampai saat ini proses pembelian produk hanya mungkin dilakukan secara langsung.
Dengan perubahan tersebut semuanya menjadi digital, sehingga lebih mudah untuk membeli produk hanya dengan menggunakan alat digital.
Baca Juga: Harga BBM Naik, Ekonom Sebut Laju Inflasi 2022 Bisa Mencapai 6-7 Persen
Transformasi digital lebih menekankan pada orang-orang yang mengalami pergeseran teknologi dan digitalisasi.
Proses transformasi ini membutuhkan perubahan bisnis konvensional ke bisnis digital.
Salah satu pendorong transformasi digital adalah meningkatnya permintaan pelanggan akan kecepatan layanan, yang tercermin dalam aplikasi yang canggih.
Misalnya, memesan makanan, membuat reservasi, untuk membeli mobil.
Mengapa semua perusahaan perlu melakukan transformasi?
Transformasi digital adalah bagian dari proses transformasi bisnis.