SuaraSumedang.id - Pelatih kepala Persib Bandung Luis Milla mengungkapkan situasi yang kurang menguntungkan kini dihadapi Arema FC jelang laga kontra skuad berjulukan Maung Bandung dalam laga lanjutan Liga 1 yang berlangsung di stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (11/9/2022), mendatang.
Situasi kurang menguntungkan yang dimaksud pelatih berpaspor Spanyol tersebut yakni masalah pergantian pelatih di tubuh skuad berjulukan Singo Edan.
Arema menghadapi situasi seperti yang sempat dialami Persib sebelumnya. Ada masa transisi yang harus dilalui Persib kala berganti kursi kepelatihan.
Persib sebelumnya ditangani oleh Robert Alberts. Namun, akibat desakan bobotoh--suporter Persib, yang menganggap kinerja Robert Alberts tak sesuai harapan akhirnya pelatih asal Belanda tersebut memutuskan mundur.
Masa transisi di kubu Persib harus dilalui dengan suka duka. Di mana, Persib berhasil memenangkan dua laga beruntun setelah ditinggal Robert Alberts. Namun di laga terakhir saat melawan PSM Makassar, Persib kalah dengan skor 1-5.
"Di momen seperti ini ketika klub melakukan perubahan, pemain memiliki beberapa fokus. tentu, ini adalah situasi yang tak cukup bagus untuk Arema, sama dengan kami (sebelumnya)," kata Luis Milla di Bandung, Rabu (8/9/2022).
Namun, kata dia, apabila Arema bisa mengatasi masalah pergantian pelatih, maka pemainnya akan memiliki motivasi lebih untuk bisa mengalahkan Persib dalam pertandingan nanti. Apalagi, Arema bermain di kandangnya sendiri, tentu akan menjadi keuntungan lain bagi Gian Zola dan kolega untuk bisa memenangkan laga.
"Kini, mereka sudah punya pelatih baru. para pemain pun memiliki motivasi dan fokus yang bagus," bebernya.
Meski begitu, Milla mengaku akan menyiapkan strategi jitu guna bisa ,membungkam Arema di laga nanti. Penguasaan bola menjadi faktor penting bagi Persib untuk bisa menekuk lawannya.
"Kami sendiri harus bermain dgn bagus tanpa kesalahan, main dgn penguasaan yang baik dan menjadikan pertandinan menarik dan memenangi pertandingan," ungkapnya.
Diketahui, manajemen Arema resmi memecat Eduardo Almeida karena dianggap tak mampu berkontribusi lebih bagi skuad kebanggaan warga Malang. Terkini, kursi pelatih diambil alih oleh Javier Roca.