SuaraSumedang.id - Kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo Cs kini semakin panas.
Panasnya proses hukum tersebut usai pihak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi terus melayangkan fitnah kepada Brigadir J.
Secara terang-terangan, pihak Ferdy Sambo terus memojokkan pihak lawan dengan menyebut bahwa Brigadir J adalah sosok yang tidak baik.
Bahkan, tudingan-tudingan negatif kepada Brigadir J juga turut disampaikan oleh mantan ART dan para ajudan Ferdy Sambo.
Mereka menyebut bahwa, Brigadir J adalah sosok yang tempramental dan memiliki kepribadian ganda.
Mendengar hal itu, Kamaruddin Simanjuntak tentu tidak bisa diam begitu saja.
Kamaruddin Simanjuntak selaku kuasa hukum keluarga Brigadir J pun langsung bereaksi.
Menurutnya, percuma saja mereka memfitnah kliennya Brigadir J karena itu semua tidak bisa merubah hukuman.
Bahkan, Kamaruddin Simanjuntak yang sudah terlanjur geram, meminta jaksa agar terdakwa dijatuhi hukuman mati.
"Saya mengatakan, fitnah tidak mengurangi hukuman. Fitnah tidak meringankan hukuman. Justru saya mendorong hakim dan jaksa tuntut hukuman mati, jatuhi hukuman mati," tegas Kamaruddin. Dilansir dari deli.suara.com, Sabtu (12/11/2022).
Selain itu, Kamaruddin juga menyarankan agar Ferdy Sambo mengganti penasihat hukumnya agar tidak terus-terusan memfitnah Brigadir J.
Sebab, kata Kamaruddin, penasihat hukum Ferdy Sambo lah, yakni Arman Hanis, adalah dalang di balik fitnah-fitnah yang terus ditujukan kepada almarhum Josua.
Tuding Brigadir J punya karakter tidak baik, Damson diancam dipolisikan
Di lain sisi, tudingan negatif pun terus dikoar-koar oleh kubu Ferdy Sambo, Damianus Labakobam alias Damson, satu di antaranya.
Damson, Satpam di rumah Ferdy Sambo itu mengatakan, sosok Brigadir J tak sebaik yang disebut oleh orang.