BPS Kalbar Catat Makan Bergizi Gratis Ubah Pola Konsumsi, Tekan Beban Belanja Keluarga Miskin

Bella | Suara.com

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:37 WIB
BPS Kalbar Catat Makan Bergizi Gratis Ubah Pola Konsumsi, Tekan Beban Belanja Keluarga Miskin
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. (Suara.com)
  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) BPS Kalbar memperbaiki asupan gizi dan meringankan pengeluaran rumah tangga penerima.
  • Persentase kemiskinan Kalbar turun dari 6,16% (Maret 2025) menjadi 5,97% (September 2025) karena banyak faktor.
  • Pengeluaran rokok pada rumah tangga miskin dinilai masih tinggi, berpotensi mengurangi alokasi belanja untuk kebutuhan gizi.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menunjukkan dampak signifikan terhadap pola konsumsi rumah tangga penerima manfaat. Program tersebut dinilai membantu memperbaiki kualitas asupan gizi sekaligus meringankan beban pengeluaran keluarga, yang berkontribusi pada penurunan angka kemiskinan sepanjang 2025.

Kepala BPS Kalimantan Barat Muh Saichudin mengatakan, tren penurunan kemiskinan di Kalbar tidak lepas dari membaiknya kondisi ekonomi daerah serta penguatan berbagai program perlindungan sosial pemerintah.

"Persentase penduduk miskin Kalbar tercatat turun dari 6,16 persen pada Maret 2025 menjadi 5,97 persen pada September 2025, didorong perbaikan produksi pertanian, pertumbuhan ekonomi, serta penguatan berbagai program perlindungan sosial," kata Saichudin di Pontianak, seperti dikutip dari Antara, Minggu.

Ia menjelaskan, peningkatan produksi padi, pertumbuhan ekonomi Kalbar yang mencapai 5,39 persen, serta membaiknya konsumsi rumah tangga menjadi faktor utama yang mendorong penurunan kemiskinan. Program sosial pemerintah, termasuk MBG, turut memperkuat daya beli masyarakat.

Menurut Saichudin, hasil survei monitoring BPS menunjukkan adanya perubahan pola konsumsi pada keluarga penerima program Makan Bergizi Gratis, terutama rumah tangga dengan anak usia sekolah. Anak-anak yang sebelumnya kerap melewatkan sarapan atau kesulitan mengakses makanan layak kini memperoleh asupan gizi secara lebih teratur melalui layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Konsumsi rumah tangga menjadi salah satu pendorong utama penurunan kemiskinan. Program makan bergizi gratis cukup berdampak terhadap pola konsumsi keluarga," kata dia.

Ia menambahkan, tersedianya makanan bergizi secara rutin membantu mengurangi pengeluaran harian rumah tangga untuk kebutuhan pangan. Kondisi tersebut memungkinkan sebagian pendapatan dialihkan ke kebutuhan lain yang bersifat jangka panjang, seperti pendidikan dan kesehatan.

Dalam penghitungan kemiskinan, BPS menggunakan pendekatan garis kemiskinan berbasis konsumsi makanan dan non-makanan, dengan standar kebutuhan minimum makanan setara 2.100 kilokalori per kapita per hari. Dari struktur pengeluaran penduduk miskin, beras masih menjadi komoditas terbesar, disusul rokok kretek filter, telur ayam ras, daging ayam ras, dan mi instan.

Saichudin juga menyoroti masih besarnya porsi pengeluaran rokok di kalangan rumah tangga miskin, baik di perkotaan maupun pedesaan. Ia menilai kondisi tersebut berpotensi mengurangi alokasi belanja untuk pangan bergizi.

"Jika pengeluaran rokok dapat dialihkan untuk pangan atau kebutuhan gizi, dampaknya tentu lebih baik bagi kesejahteraan keluarga," katanya.

BPS berharap tren positif penurunan kemiskinan di Kalimantan Barat dapat terus berlanjut melalui penguatan sektor pertanian, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, serta keberlanjutan program bantuan sosial yang tepat sasaran, termasuk program Makan Bergizi Gratis yang dinilai efektif meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih

Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:59 WIB

Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!

Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:46 WIB

MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?

MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?

Bisnis | Sabtu, 07 Februari 2026 | 12:40 WIB

Benarkah Beras dan Rokok Penentu Garis Kemiskinan Warga Jakarta?

Benarkah Beras dan Rokok Penentu Garis Kemiskinan Warga Jakarta?

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 19:05 WIB

BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025 di Tengah Tekanan Global

BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025 di Tengah Tekanan Global

Video | Jum'at, 06 Februari 2026 | 21:05 WIB

Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi

Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:56 WIB

LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!

LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:35 WIB

Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit

Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:20 WIB

Purbaya Jawab Rating Negatif Moody's, Siap Koreksi Anggaran MBG Jika Ada Pemborosan

Purbaya Jawab Rating Negatif Moody's, Siap Koreksi Anggaran MBG Jika Ada Pemborosan

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:16 WIB

Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD

Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 19:24 WIB

Terkini

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB