SuaraSumedang.id – Kabar terbaru hadir dari perusahaan Meta yang merupakan induk dari aplikasi Facebook, Instagram dan Whatsapp.
Melansir dari Tech Times dikutip dari suara.com, Meta sedang mempersiapkan aplikasi baru yang menyerupai Twitter.
Dikabarkan Twitter sedang mengalami krisis usai di beli oleh oleh Elon Musk.
Rencana pembuatan aplikasi baru dari Meta ini muncul dari ide para karyawan Meta. Inovasi tersebut muncul dari para pegawai meta yang berencana untuk membuat platform berbasis teks atau juga disebut sebagai fitur untuk memperluas notes atau catatan instagram.
Fitur tersebut ternyata sudah dikenalkan melalui akun Instagram. Fitur baru ini memungkinkan pengguna untuk berbagi teks pendek dengan teman – teman di IG.
Usulan terbaru pegawai Meta lebih mengusulkan untuk membuat aplikasi baru, dengan kata lain memisahkan fitur tersebut dari instagram.
Salah satu pendukung lainnya adalah posisi twitter sedang mengalami krisis.
Bahkan untuk memuluskan rencana peluncuran produk aplikasi terbaru itu, sebagai karyawan meta telah bekerja terpisah supaya lebih fokus dalam merancang platform meta yang baru yang digadang – gadang bakal menjadi pesaing twitter.
Namaknya project ini benar – benar digarap secara serius oleh perusahaan Meta. Sederet nama untuk aplikasi pesaing twitter ini telah dipersiapkan. Adapun nama – nama tersebut adalah Instant, Realtime, hingga Real Reels.
Baca Juga: Pos Indonesia Salurkan Bansos di Daerah Terdampak Erupsi Semeru Lumajang
Mark Zuckerberg Pernah Berencana Membeli Twitter
Diketahui sebelumnya CEO Meta pernah ingin membeli Twitter pad atahun 2008 dengan harga 500 juta dollar AS atau setara dengan RP 7.8 Triliun.
Kini santer dikabarkan Twitter sedang mengalami Krisi hingga membuat perusahaan media sosial lain bersaing untuk menyaingi aplikasi dengan ikon burung warna biru tersebut.
Termasuk perusahaan Meta yang saat ini telah merancang aplikasi baru menyerupai Twitter.
Sumber : Suara.com