Ketum Badko Jawa Barat Imbau Pemurnian Konstitusi HMI

Suara Sumedang

Rabu, 21 Desember 2022 | 22:11 WIB
Ketum Badko Jawa Barat Imbau Pemurnian Konstitusi HMI
Firman Nasution, Ketua Umum Badko HMI Jawa Barat (Instagram/@hmimenjawab)

SuaraSumedang.id - Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jawa Barat, Firman Nasution secara khusus memberikan pernyataan saat digelarnya Pleno II Pengurus Besar (PB) HMI di Bogor.

Sekadar informasi, Pleno II PB HMI diselenggarakan di Bogor pada 18-20 Desember 2022.

Dalam kesempatan tersebut, Firman Nasution yang turut hadir menyinggung soal bobroknya HMI.

"Kita harus sadar dan berani mengakui kebobrokan himpunan ini, nyatanya Pragmatisme-Transaksinil telah nyata menggangu sendi-sendi independensi himpunan," kata Firman diterima SuaraSumedang pada Rabu, (21/12/2022).

Menurut Firman, kebobrokan yang ada tersebut bukan lah tanpa alasan.

"Atas dasar ini Badko HMI Jabar telah menarik kesimpulan, setidaknya hal ini bersumber pada mekanisme pemilihan ketua umum korkom hingga ketua umum PB HMI, yang mana pada mekanisme terkait telah mencantumkan sistem rekomendasi dan pendaftaran calon ketua umum kepada kepanitiaan muskom hingga Panasko," ujar Firman menambahkan.

Lebih lanjut, dikatakan Ketum Badko HMI Jabar tersebut, rekomendasi yang ada hanya akan menggugurkan kandidat yang tidak serius.

"Badko HMI Jabar menilai sistem rekomendasi tidak memiliki urgensi selain menggugurkan kandidat-kandidat yang tidak serius, namun hal ini tidak seimbang apabila dibandingkan dengan dampaknya yang mengundang money politik," tuturnya.

Selain itu, kata dia, rekomendasi yang diberikan pun sama sekali tidak memiliki kekuatan secara utuh.

baca juga

"Juga fakta rekomendasi yang tidak memiliki kekuatan mengikat secara tidak langsung membimbing para delegasi untuk mengedepankan kandidat yang kuat logistik daripada yang memiliki kekuatan gagasan, lebih jauh hal ini menumbuhkan mental-mental pengkhianatan pada perjuangan di diri kader-kader himpunan," ujarnya.

Tidak hanya itu, dalam forum Pleno II PB HMI itu pun Firman turut menyinggung pula soal sistem pendaftaran dan kepanitiaan.

"Selanjutnya pendaftaran kepada kepanitian juga berdampak demikian, hal ini secara nyata juga mengganggu kekuatan forum-forum tertinggi setiap tingkatan struktur HMI, tentunya alangkah tepatnya apabila pendaftaran dilakukan kepada Presidium Muskom, Konfercab, Musda, atau Kongres, yang mana hal ini dapat diakomodir  pada pleno forum terkait," pungkasnya.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat Sarankan DPR Bikin UU ini, Buntut Elite yang Makin Berani Minta Perpanjangan Periode dan Tunda Pemilu

Pengamat Sarankan DPR Bikin UU ini, Buntut Elite yang Makin Berani Minta Perpanjangan Periode dan Tunda Pemilu

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 08:55 WIB

Keras! Pakar Hukum Ini Sentil DPR Soal KUHP: MK Cuma Dijadikan Keranjang Sampah

Keras! Pakar Hukum Ini Sentil DPR Soal KUHP: MK Cuma Dijadikan Keranjang Sampah

News | Sabtu, 10 Desember 2022 | 12:12 WIB

LBH Jakarta Pesimis MK Batalkan UU KUHP: Kita Sudah Tidak Percaya MK Hari Ini

LBH Jakarta Pesimis MK Batalkan UU KUHP: Kita Sudah Tidak Percaya MK Hari Ini

News | Rabu, 07 Desember 2022 | 07:39 WIB

RKUHP Mau Disahkan, Yasonna: Daripada Pakai KUHP Belanda yang Sudah Ortodoks

RKUHP Mau Disahkan, Yasonna: Daripada Pakai KUHP Belanda yang Sudah Ortodoks

Video | Senin, 05 Desember 2022 | 18:50 WIB

Menkumham Yasonna: Mending Ada yang Tolak RKUHP Ketimbang Malu Terus-terusan Pertahankan Hukum Belanda

Menkumham Yasonna: Mending Ada yang Tolak RKUHP Ketimbang Malu Terus-terusan Pertahankan Hukum Belanda

News | Senin, 05 Desember 2022 | 18:32 WIB

Terkini

Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat

Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026

Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri

Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat

Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa

Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet

Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves

Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo

Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:54 WIB

WNA India Produksi Emas Ilegal hingga 30 Kg Sehari, Sahroni Minta Pembeking Diusut

WNA India Produksi Emas Ilegal hingga 30 Kg Sehari, Sahroni Minta Pembeking Diusut

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:52 WIB

WN India Garong Emas RI 30 Kg Sehari, Sahroni Desak Polri Usut Sosok Beking di Baliknya

WN India Garong Emas RI 30 Kg Sehari, Sahroni Desak Polri Usut Sosok Beking di Baliknya

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:52 WIB

×