SuaraSumedang.id - Dua pebalap Monster Energy Yamaha MotoGP Team, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli optimistis dalam mengarungi kompetisi MotoGP 2023.
Bahkan, keduanya mengaku sudah tidak sabar untuk segera menjajal trek demi trek dalam sesi balapan MotoGP 2023 dengan motor Yamaha M1 terbaru.
Fabio Quartararo merupakan rider asal Prancis itu, kembali bersemangat untuk berkompetisi untuk merebut gelar Juara Dunia.
Meski sempat mendapatkan cedera, El Diablo--julukan Quartararo, berupaya maksimal untuk tampil fit sepanjang musim.
"Liburan musim dingin saya tidak sepenuhnya berjalan sesuai rencana karena tangan saya cedera saat latihan motocross. Tapi, saya terus bekerja tanpa henti."
"Saya telah melakukan banyak kardio untuk memastikan kondisi saya seratus persen fit untuk musim 2023 (balapan MotoGP)," kata Quartararo.
Sang Juara Dunia MotoGP 2021 itu, juga siap untuk kembali memperebutkan gelar yang pada 2022 sempat lepas ke tangan Francesco Bagnaia.
"Cedera tangan saya sudah pulih sepenuhnya sekarang, jadi saya siap bertarung lagi memperebutkan gelar (Juara Dunia MotoGP 2023)," kata dia.
El Diablo pun menyambut positif tampilan corak baru YZR-M1 Monster Energy Yamaha MotoGP yang resmi diluncurkan pada Selasa (17/1/2023) di Jakarta.
Baca Juga: Rekam Jejak Iwan Budianto yang Tolak Maju Jadi Waketum PSSI, Apa Saja Prestasinya?
Dirinya merasa tidak sabar untuk menjajal kuda besi yang akan menjadi andalannya sepanjang musim ini.
"Kami memiliki livery baru. Ini perubahan menyenangkan. Saya suka tampilan baru ini, dan bagus ada perubahan itu. Saya sangat penasaran untuk menguji YZr-M1 2023 di Sepang."
"Fans saya sangat suportif. Sangat senang akan melihat mereka lagi di trek musim ini. Kami akan bersenang-senang," tambah Quartararo.
Senada dengan rekan setimnya, Francesco Morbidelli merasa tertantang dengan format balapan yang baru (sprint race).
Seperti diketahui, musim MotoGP 2023 akan berlangsung dalam 21 putaran, dan 42 balapan, termasuk sesi balapan akhir pekan yang mencakup sprint race pada hari Sabtu.
Bagi rider asal Italia itu, skema tersebut memunculkan segala kemungkinan, dan menjadi hal menarik.