SuaraSumedang.id - Guru honorer asal Cirebon, Muhammad Sabil Fadhillah, yang akhirnya dipecat akibat mengomentari unggahan di Instagram Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dengan kata 'maneh'.
Sabil merupakan guru tidak tetap yang mengajar di SMK Telkom Sekar Kemuning, Kota Cirebon, Jawa Barat diberhentikan oleh pihak yayasan yang menaunginya.
Namun, sekarang ini Sabil sudah mendapat pekerjaan baru, kabarnya akan bertugas sebagai fotografer, ditawari oleh Anggota DPR RI Dedi Mulyadi.
"Saya memang sudah dipecat, tapi di sini (surat) bertuliskan pengakhiran hubungan kerja, ini dikarenakan komentar saya di IG Gubernur Ridwan Kamil," kata Sabil, dikutip dari Suara.com, Minggu (19/3/2023).
![Potret Sabil dan Ridwan Kamil saling genggam tangan. [Instagram @sabilfadilah]](https://media.suara.com/suara-partners/sumedang/thumbs/1200x675/2023/03/19/1-sabil-dan-ridwan-kamil.jpg)
Sabil pun mengatakan, ia berkomentar di unggahan IG Gubernur Jabar itu saat berinteraksi dengan anak-anak SMP yang berada di Tasikmalaya.
Komentar itu dibubuhkannya dengan menggunakan Bahasa Sunda. "Dalam zoom ini, maneh teh keur jadi gubernur jabar ato kader partai ato pribadi @ridwankamil???."
Sabil pun mengakui jika sebutan maneh dalam komentarnya adalah sebuah panggilan akrab.
Ia menilai orang yang dikomentari adalah sosok yang friendly.
"Beberapa kali juga pernah ketemu dengan beliau. Saya memandang beliau sosok yang akrab, lebih ke friendly," ucap Sabil.
Meski begitu, ia tidak menyangka komentar kritikan itu akan viral hingga ditandai sebagai komentar yang ditandai.
Baca Juga: Juara! Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardian Lolos ke Final All England 2023
Sebab ia mengaku sudah sering berkomentar tapi baru kali ini menjadi viral hingga akhirnya berhenti dari pekerjaannya.
Pihak sekolah tempat Sabil mengajar sebetulnya telah memberikan kesempatan kedua untuk ia kembali mengabdi.
Namun, Sabil memilih untuk berhenti, dan mengundurkan diri sebagai guru SMK di Cirebon tersebut.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi menawarkan sebuah pekerjaan kepada Sabil untuk menjadi seorang fotografer atau kameramen.
"Saat menemui Sabil beberapa hari lalu, ternyata dia menganggur dan sedang mencari kerja," kata Dedi, dalam sambungan telepon, Sabtu (18/3/2023).
Atas hal tersebutlah, dia berinisiatif memberi pekerjaan kepada Sabil, yakni menjadi fotografer di timnya.