PERANG! Setelah Pangeran Geusan Ulun dan Embah Jaya Perkasa 'Terpaksa' Membawa Ratu Harisbaya dari Cirebon ke Sumedang, Bagian 2

Suara Sumedang Suara.Com
Rabu, 19 April 2023 | 13:23 WIB
PERANG! Setelah Pangeran Geusan Ulun dan Embah Jaya Perkasa 'Terpaksa' Membawa Ratu Harisbaya dari Cirebon ke Sumedang, Bagian 2
Lukisan Prabu Geusan Ulun Sumedang ((cupakudarmaraja.blogspot.com))

SUARASUMEDANG - Di bagian pertama tulisan ini diceritakan Pangeran Geusan Ulun terpaksa membawa Ratu Harisbaya dari Cirebon yang sudah bersuami karena ingin dibawa pergi.

Ratu Harisbaya mengancam, jika ia tidak dibawa ke Sumedang, akan bunuh diri.

Mestinya, Prabu Geusan Ulun yang baru mendalami agama Islam di Demak, menolak apapun keinginan Ratu Harisbaya. Membawa istri orang itu, sangat dilarang.

Akan tetapi, sejarah berkata, Prabu Geusan Ulun ternyata membawa pergi atau tepatnya menculik Ratu Harisbaya ke Sumedang.

Konon, itu terjadi atas izin bahkan dipanas-panasi Embah Jaya Perkasa, karena khawatir Ratu Harisbaya benar-benar bunuh diri.

Berusaha merebut

Perginya Ratu Harisbaya dibawa Prabu Geusan Ulun itu, tak pelak menyebabkan Panembahan Ratu marah besar.

Seketika ia memerintahkan pasukannya untuk mengejar Prabu Geusan Ulun, untuk mengambil kembali Ratu Harisbaya.

Tentu saja upaya itu tidak berhasil, karena Embah Jaya Perkasa dan patih lainnya berhasil mengamankan Prabu Geusan Ulun dan Ratu Harisbaya.

Baca Juga: Serius Mau Atur Jam Kerja Buat Kurangi Macet di Jakarta, Heru Budi: Habis Lebaran akan Dikumpulkan

Perang, antara pasukan Cirebon dan Sumedang akhirnya tak terelakkan selama beberapa waktu.

Konon, tiap perang, pasukan Sumedang yang dipimpinan Embah Jaya Perkasa selalu berhasil memukul mundur pasukan Cirebon.

Jatuh talak, ditebus

Pada akhirnya, menurut sejarah, Panembahan Ratu mengalah.

Melalui sebuah surat, ia merelakan Ratu Harisbaya jadi milik Prabu Geusan Ulun. Ia menjatuhkan talak atau menceraikan Ratu Harisbaya.

Prabu Geusan Ulun, kemudian menebus talak tersebut dengan memberikan wilayah Sumedang di sebelah barat Sungai Cilutung Sumedang termasuk wilayah Kadipaten, ke Cirebon.

Sejak saat itu, perseteruan antara Sumedang Larang dan Cirebon pun berakhir.

Semula kerajaan Sumedang Larang berada di Kutamaya.

Namun setelah terjadi keributan dengan Cirebon, Kerajaan Sumedang Larang, pindah ke Gunung Rengganis yang kini terkenal dengan sebutan Dayeuh Luhur. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI