SUARA SUMEDANG - Mandi sebelum menunaikan ibadah Sholat Ied salah satu amalan sunnah yang dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW.
Baiknya mandi sunnah Idul Fitri bisa dilakukan bagi setiap muslim sebelum atau sesudah Sholat Subuh.
Mandi sebelum hari raya salah satu amaliah yang disunnahkan bagi setiap muslim baik itu di hari raya Idul Fitri maupun Idhul Adha.
Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari jalur Ibnu Abbas, yang artinya
"bahwasanya Nabi saw. mandi pada hari Idul Fitri dan Idul Adha.” (H.R. Ibnu Majah)
Sedangkan menurut ulama Imam Al-Ghazali dalam risalahnya yang berjudul al-Adab fid Din dalam Majmu'ah Rasail al-Imam al-Ghazali mengatakan.
“Mandi Sunnah di sini bukan mandi biasa, tetapi mandi di pagi hari dengan mengguyur seluruh tubuh dan anggota badan, yakni dari rambut di kepala hingga telapak kaki dengan air sebelum melakukan Sholat Ied dan dapat dilaksanakan sebelum atau setelah Sholat Subuh,” dikutip dari NU Online
Niat Mandi Sunnah Idul Fitri
Seperti amalan sunnah yang lainnya dalam Islam, sebelum mandi sunnah hari raya Idul fitri, dapat dilafalkan niat terlebih dahulu dalam bahasa Arab seperti berikut.
latinnya: Nawaitul ghusla li ‘îdil fithri sunnatan lillâhi ta’âlâ
Artinya: “Aku niat mandi untuk merayakan Idul Adha/Idul Fitri sebagai sunnah karena Allah taála.”
Tata Cara Mandi Sunnah Idul Fitri
· Pada guyuran air pertama baca niat mandi hari raya Idul Fitri seperti yang telah diulas di atas.
· Lantas silakan basuh seluruh tubuh dari atas sampai bawah, kanan dan kiri
· Alangkah baiknya mengguyur anggota tubuh bagian kanan lebih utama.