sumedang

Candra Wahyudi Pertanyakan Akal Sehat Komdis PSSI Usai Persebaya Diberi Sanksi Tanpa Pemanggilan

Suara Sumedang Suara.Com
Sabtu, 22 Juli 2023 | 14:00 WIB
Candra Wahyudi Pertanyakan Akal Sehat Komdis PSSI Usai Persebaya Diberi Sanksi Tanpa Pemanggilan
Potret Direktur Persebaya, Candra Wahyudi yang sebut Komdis PSSI tak masuk akal. (Suara.com)

SUARA SUMEDANG - Direktur Persebaya, Candra Wahyudi mengungkapkan ketidaksepakatannya terkait sanksi yang diberikan kepada Persebaya.

Komite Disiplin (Komdis) PSSI memutuskan memberi sanksi kepada Persebaya usai lakoni pertandingan melawan PSIS Semarang.

Menurut rilisan dari PSSI, tim Bajul Ijo terindikasi melanggar karena adanya suporter hadir pada laga tandang (away). Dan, dijatuhi hukuman membayar denda sebesar Rp25 juta.

Adanya hal tersebut, Candra memberikan surat terbuka yang diunggah di laman Persebaya.

Ia menyebutkan dimana akal sehat Komdis PSSI dengan memberikan hukuman secara sepihak. 

Dalam tulisan yang dipublikasikan tersebut, ia mengatakan jika sudah beberapa musim komdis bersidang tanpa ada pemanggilan atau mendengarkan keterangan saksi serta tidak adanya kesempatan membela diri.

Bahkan lebih lanjut, tanpa adanya upaya banding yang mana fungsi banding tersebut dipertanyakan oleh Direktur Persebaya itu.

“Komdis bersidang layaknya pengadilan sesat, tidak ada pemanggilan “terdakwa”, mendengarkan keterangan “saksi” atau memberikan kesempatan membela diri,” tulis Candra.

Candra menuturkan jika klub yang ada di Liga 1, bukan tanpa upaya untuk menghimbau pendukungnya tidak datang saat laga tandang dengan menggelar acara-acara nobar. 

Baca Juga: Lelah Diam Terus, Sule Ngamuk lantaran Nathalie Holscher Larang Keluarganya Bertemu Adzam, Cek Faktanya!

Namun kata Candra, hal tersebut tidak menggaransi akan adanya suporter yang tetap menonton pada laga tandang.

Ia juga mengatakan suporter Persebaya, Bonek yang hadir di Stadion Manahan (Solo) dan Stadion Jatidiri (Semarang).

Menurutnya, dua laga tersebut berjalan dengan baik, tidak ada kerusuhan antar suporter. Kedua kubu saling menyemangati tim kesayangan dengan sportif. 

Candra menyebut jika Bonek tahu diri, ketika merayakan kemenangan saat melawan Persis dan Bonek berbesar hati ketika mendapatkan kekalahan dari PSIS.

“Bagi sejumlah klub, kedatangan suporter tamu adalah berkah. Klub dengan fan base yang besar adalah tamu yang ditunggu-tunggu,” kata Candra.

“Bonek, Viking dan Jakmania, misalnya adalah penghasil cuan ketiak mendukung tim pujaannya bertandng ke kandang lawan,” sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI