SUARA SUMEDANG - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan respon dari penyataan Direktur Persebaya Candra Wahyudi.
Sebelumnya, Candra membuat pernyataan terkait sanksi yang diberikan oleh Komite Displin (Komdis) kepada Persebaya.
Dikutip dari laman PSSI, Komdis PSSI memberikan sanksi kepada Persebaya karena pendukungnya, yakni Bonek hadir dalam laga tandang (away) saat melawan PSIS Semarang.
Berdasarkan keputusan komdis, tim besutan Aji Santoso itu dijatuhi hukuman sanksi denda Rp25 juta.
Candra pun mengungkapkan kekecewaannya yang menyebut jika sanksi tersebut, dilakukan secara sepihak tanpa ada kesempatan untuk melakukan banding.
Merespon hal tersebut, Erick menjelaskan akan mengambil tindakan tegas jika komdis berada diluar jalur.
“Kita kan harus disepakati komdis me-review, kalau komdisnya nakal ya saya copot. Tetapi dalam membangun ini semua kita perlu saling interaksi yang positif,” ucap Erick.
“Kita bentuk komdis dan exco ini berdiskusi dan bukan hanya saya, semua berdiskusi. Kita sudah coba memberi komdis yang terbaik hari ini,” sambungnya.
Erick pun memaklumi jika belum sempurna dalam periode kepengurusannya. Namun seiring berjalannya waktu, ia meyakini semua akan berjalan kearah yang lebih baik.
Erick juga mengungkapkan akan mengambil tindakan tegas pada komdis yang menyalahi aturan. Ia berjanji tidak segan-segan untuk mencoret oknum tersebut.
“Memang pimpinan komdis, anggota komdis tidak ada yang sempuran, tetapi mereka sudah mau kerja mingguan itu yang sulit dan pasti ada konsekuensinya. Kalau tidak bagus ya copot,” ungkapnya.
Eks presiden Inter Milan itu berharap untuk memberikan kesempatan kepada komdis untuk bekerja.
“Mari kasih kesempatan untuk semua bekerja, tidak semua dalam satu minggu ini langsung selesai,” tutupnya. (*)