SUARA SUMEDANG - Laga klasik antara Persija vs Persebaya yang digelar pada (30/7/2023) lalu.
Menyisakan cerita yang membanggakan dalam catatan pesepakbolaan Indonesia.
Pasalnya kedua suporter, yakni Bonek dan Jak Mania bisa berdiri berdampingan dan saling mendukung tim kesayangannya dalam satu tribun.
Menonton pertandingan sepak bola dengan cara yang menyejukan, diperlihatkan oleh kedua suporter sepak bola terbesar di Indonesia.
Meski tim Bajul Ijo harus menelan kekalahan pada laga tandangnya itu, kedua suporter tetap saling mendukung dengan sportif.
Adanya regulasi pelarangan datangnya suporter tim tamu untuk datang menonton, membuat Persebaya dibayang-bayangi denda dari Komdis PSSI.
Sebelumnya di laga melawan PSIS, Persebaya mendapat denda sebesar Rp25 juta karena Bonek hadir pada laga tandang tersebut.
Tetapi, yang mesti disoroti ialah spirit suporter pada laga itu. Pentolan Bonek, Andie Peci merespon kemungkinan akan adanya denda yang diberikan oleh Komdis PSSI.
“Pelarangan suporter away demi transisi sepak bola Indonesia hanyalah omong kosong. Sekadar dalih, tetap saja pijakannya adalah stabilitas politis,” cuit Andie Peci.
Baca Juga: Mendengar Kabar Kecelakaan Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan, Inara Rusli Mengaku Syok
“Memang pernah punya andil apa PSSI dalam mendinginkan hubungan antar suporter? Nol besar,” sambungnya.
Seperti diketahui, perseteruan antara Persija dan Persebaya sudah belangsung dari era Liga Indonesia pada tahun 2000-an.
Potensi rusuh antar kedua suporter tak bisa dihindari, bahkan tak jarang menimbulkan korban. Namun hal tersebut tak lagi terlihat pada laga minggu lalu.
Rivalitas fanatik antar suporter akhirnya luluh, potret-potret mendukung tim kesayangan dengan sejuk banyak tersebar di media sosial.
Kedua suporter berbalas chant, dan tak ada yang menimbulkan rusuh. Bahkan ‘Song of Pride’ anthem Persebaya berkumandang dengan lantang di Stadion Gelora Bung Karno.
Manajemen Persebaya juga membuat sebuah cuitan yang memberitahukan jika laga klasik itu berlangsung dengan baik.