SUARA SUMEDANG – Persebaya Surabaya meski telah bangkit dan menorehkan tiga kali kemenangan secara beruntun, nampak pihak manajemen masih kelabakan.
Hal ini tidak terlepas lantaran belum menemukan sosok pelatih pas untuk menahkodai tim berjuluk Bajul Ijo.
Semenjak ditinggal Aji Santoso, Persebaya menunjuk pelatih sementara Uston Nawawi.
Namun, sayangnya Uston Nawawi belum bisa jadi pelatih tetap lantaran belum memiliki lisensi kepelatihan.
Jika regulasi yang telah diatur, pihak manajemen Persebaya harus segera mendaftakan pelatih baru 30 hari setelah ada pergantian pelatih.
Maka persebaya Surabaya paling lambat sebelum 6 September 2023 harus menunjuk pelatih anyar jika tidak maka bisa kena sanksi denda Rp100 juta.
Pihak manajemen Yahya Alkatiri tak mau tinggal diam, ia membeberkan ke awak media jika akan segera mengirim surat ke operator Liga 1, yakni PT LIB.
“Kami akan berkirim surat untuk meminta kebijaksanaan dari LIB agar ada sedikit dispensasi,” kata Yahya Alkatiri.
Lebih lanjut ia juga sedikit memberikan kritikan soal lisensi kepelatihan, dimana Uston Nawawi kini masih menempuhnya dan belum kelar.
Baca Juga: Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Thailand Jelang Semifinal Piala AFF U-23 2023
“Kami enggak tahu modul enam mau diselesaikan kapan AFC Pro. Ini kan kesalahan PSSI dalam hal ini departemen yang menaungi masalah lisensi,” sambungnya.
Diakui oleh Yahya Alkatiri jika pihaknya sangat menginginkan Uston Nawawi menjadi pelatih Persebaya Surabaya.
“Kami akan tetap coba ajukan Coach Uston. Selain itu kami tetap berkomunikasi dengan calon pelatih,” tuturnya.(*)