SUARA SUMEDANG-Sakit pinggang adalah gejala yang dapat terjadi karena berbagai alasan, dan tidak semua sakit pinggang berarti kanker ginjal.
Namun, penting untuk memahami perbedaan antara sakit pinggang biasa, yang biasanya bersifat sementara, dengan gejala yang mungkin mengindikasikan masalah serius seperti kanker ginjal.
Dalam pembahasan berikut, kita akan merinci ciri-ciri dari kedua kondisi ini agar Anda dapat lebih memahami apa yang perlu diperhatikan dan kapan harus mencari bantuan medis.
Berikut perbedaan antara sakit pinggang biasa dan gejala kanker ginjal yang perlu diperhatikan.
Sakit pinggang biasa:
1. Sering terjadi setelah aktivitas fisik berat atau gerakan yang salah.
2. Dapat disebabkan oleh otot atau ligamen yang terkencang atau cedera ringan.
3. Gejalanya biasanya bersifat sementara dan dapat mereda seiring waktu atau dengan perawatan yang sesuai seperti istirahat, kompres es, dan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang dijual bebas.
Gejala kanker ginjal:
1. Sakit pinggang yang kronis dan tidak membaik seiring waktu.
2. Sakit pinggang yang terasa lebih tumpul dan terletak di sisi atau belakang tubuh di area ginjal.
Baca Juga: Timnas Indonesia U24 Vs Korea Utara, Maju Ke Babak 16 Besar
3. Adanya darah dalam urin (hematuria) yang mungkin tidak terlihat, tetapi dapat terdeteksi melalui pemeriksaan urin.
4. Peningkatan tekanan darah yang tidak terkontrol.
5. Kehilangan berat badan yang tidak dijelaskan oleh faktor lain.
6. Pembengkakan pada wajah atau tungkai karena penumpukan cairan (edema).
7. Fatigue atau kelelahan yang tidak dijelaskan.
Penting untuk diingat bahwa gejala kanker ginjal dapat bervariasi dari satu individu ke individu lainnya. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang sakit pinggang Anda atau mengalami beberapa gejala yang disebutkan di atas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.