Menurut informasi, H merupakan narapidana kasus pencurian dan kekerasan (curas). H dikatakan telah mengakhiri hidupnya dengan jerat.
"Itu tampak seperti tali dengan tanda yang jelas," kata orang yang meminta tidak disebutkan namanya.
Setelah dikonfirmasi, Kapolsek Tambaksari Kompol Bayu Aji tidak menanggapi pesan yang dikirim.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tambaksari Iptu Yogi membenarkan kabar tersebut. Dia bilang dia masih merawat H.
Humas Polretabes Surabaya Kompol M. Fakih mengaku belum mendapat informasi. Ia pun meminta untuk langsung menghubungi Propam atau Wakapolda Surabaya.
Kronologis tersangka curas yang gantung diri di Grendel gerbang ruang penyidik Polres Tambaksari Surabaya
Yogi menjelaskan bahwa Harry ditangkap Kamis malam karena pencurian. Ia kemudian diperiksa dan menunggu SPP (Surat Perintah Penyidikan) yang dikeluarkan petugas.
Ketika ditanya apakah ada kelalaian, Yogi menolak, mengatakan penyidik berada di kamar sebelah tempat Hari gantung diri.
"Pada pukul 12.00 malam tadi dia masih duduk di sofa. Pukul 07.30 pagi ini, penyidik melihatnya gantung diri, diduga pada Jumat pagi," katanya.
Baca Juga: Akibat Malu Putri Candrawathi Akui Kesalahannya Sendiri
Lantas dari mana tersangka mendapatkan tali tersebut? Yogi menjelaskan, tersangka mengambil tali tersebut dari sofa yang baru saja tiba di Polsek Tambaksari.
"Dia pakai tali. Itu pas di sofa, ada tali di sofa, dia tarik talinya, terus dia lilitkan di lehernya. (talinya) gantung di gerendelnya," katanya.
Dari informasi yang dihimpun, penyidik Satreskrim Polres Tambaksari diduga lalai sehingga Hari bisa melancarkan aksi bunuh dirinya tersebut.